Jakarta (ANTARA) - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Produksi Film Negara (PFN) dan Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI) menjalin kolaborasi pelatihan layanan untuk pengalaman pelanggan atau Customer Experience (CX) guna mendukung penguatan budaya pelayanan di lingkungan BUMN.

Nota kesepahaman (MoU) kerja sama tersebut ditandatangani Direktur Utama PFN Riefian Fajarsyah (Ifan Seventeen) dan Ketua ASQI Ahmad Arwani Raharjo di Kantor PFN, Jakarta Timur, Selasa.

Insya Allah ini akan mengembangkan services daripada PFN untuk customer. Karena balik lagi, memang kita kan bidangnya juga pelayanan dan jasa,” kata Ifan.

Ia mengatakan PFN melalui Indonesia Film and Content Academy (IFCA) ingin mendorong kolaborasi yang lebih luas bersama ASQI, termasuk menjangkau jejaring antar-BUMN maupun instansi pemerintah.

Baca juga: BPK catat peningkatan kualitas pengelolaan subsidi BUMN

Menurut dia, PFN yang kini berada di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) memiliki semangat sebagai service leader sehingga kerja sama dengan ASQI dinilai relevan untuk memperkuat kualitas layanan.

“Harapannya mudah-mudahan PFN bersama ASQI dapat memperluas kerja sama kepada relasi maupun klien daripada PFN, antar-BUMN maupun antar-pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua ASQI Ahmad Arwani mengatakan kerja sama tersebut diarahkan untuk membantu pengembangan standar manajemen CX di lingkungan BUMN dan sektor lainnya.

Direktur Utama PT Produksi Film Negara (PFN) Riefian Fajarsyah (tengah kanan) dan Ketua Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI) Ahmad Arwani (tengah kiri) mengikuti diskusi usai penandatanganan nota kesepahaman kerja sama pelatihan Customer Experience (CX) di Kantor PFN, Jakarta Timur, Selasa (19/5/2026). (ANTARA/Aria Ananda)

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.