Jakarta (ANTARA) - Komisaris Utama PT Nindya Karya Michael Umbas mengatakan progres pembangunan Sekolah Rakyat di Sumatera Utara (Sumut) secara keseluruhan menunjukkan capaian positif dan berada di atas target rencana.

Adapun progres fisik masing-masing lokasi, kata Michael, yakni Kota Medan mencapai 73,21 persen dari target 51,42 persen, Deli Serdang mencapai 55,22 persen dari target 50,74 persen; Serdang Bedagai mencapai 53,71 persen dari target 50,93 persen, Tapanuli Selatan mencapai 51,90 persen dari target 43,17 persen, dan Padang Sidempuan mencapai 57,03 persen dari target 50,07 persen.

“Progres pembangunan Sekolah Rakyat Medan sangat signifikan dan bahkan menjadi benchmark secara nasional. Seluruh atap sudah terpasang, pekerjaan lantai mayoritas telah selesai, plafon sudah berjalan baik, dan saat ini sudah masuk tahap akhir pekerjaan MEP. Ini fenomenal. Well done team,” katanya di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Menteri PU targetkan pembangunan Sekolah Rakyat selesai 20 Juni 2026

Dia melakukan kunjungan lapangan ke dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Sumut, yakni di Deli Serdang dan Kota Meda pada Selasa. Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target, sekaligus memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh tim proyek di lapangan.

Michael mengapresiasi capaian tersebut dan menyoroti pentingnya menjaga ritme percepatan pembangunan, memperkuat koordinasi lintas pihak, serta memastikan kualitas dan keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama hingga proyek selesai.

“Kami mengawal dan memastikan pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat tercapai sesuai harapan. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terus menjaga progres dan kualitas pekerjaan di tengah berbagai tantangan di lapangan,” kata Michael.

Ia juga mengapresiasi progres pembangunan Sekolah Rakyat Kota Medan yang dinilai sangat signifikan. Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi indikator positif bahwa percepatan pembangunan berjalan dengan baik dan harus terus dijaga hingga tahap penyelesaian proyek.

Baca juga: Menteri PU: Satgas Percepatan untuk percepat Sekolah Rakyat Tahap II

“Yang terpenting bukan hanya cepat selesai, tetapi juga memastikan kualitas bangunan, fungsi fasilitas, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Sekolah Rakyat adalah program visioner Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada masa depan generasi bangsa,” ucapnya.

Michael menjelaskan program pembangunan Sekolah Rakyat di Sumut merupakan bagian dari proyek strategis nasional di sektor pendidikan dengan nilai kontrak sekitar Rp1,2 triliun dengan target penyelesaian pada 20 Juni 2026.

Sebagai perusahaan konstruksi nasional, pihaknya berkomitmen terus mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan berkualitas sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Kemensos jaring 600 anak jalanan Jabodetabek masuk Sekolah Rakyat

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.