Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menerima penghargaan dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama (Kemenag) sebagai apresiasi atas kontribusi dalam mendukung dan memperkuat syiar dakwah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi penghargaan dari Kementerian Agama RI ini. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa sinergi dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah yang diwujudkan melalui program dakwah di wilayah 3T berjalan efektif dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan," kata Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan penghargaan ini sebagai kesempatan evaluasi sekaligus peningkatan mutu pelayanan keagamaan.

Ia memastikan Baznas RI berkomitmen mengalokasikan sumber daya yang lebih optimal guna menyokong operasional para dai yang bertugas di garda terdepan nusantara.

Baca juga: Kemendagri: Baznas berperan strategis entaskan kemiskinan di Indonesia

Sodik juga berkomitmen untuk semakin menguatkan kolaborasi dengan Kemenag guna memastikan pemerataan program keagamaan dan kemanusiaan.

Ia mengharapkan sinergi strategis ini dapat mempercepat penyaluran bantuan dan memperluas jangkauan pembinaan keagamaan hingga pelosok yang paling sulit diakses.

"Baznas akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas program dakwah dan pendampingan di kawasan terluar demi menjaga benteng akidah sekaligus meningkatkan kesejahteraan umat di sana," ujar dia.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M Hanafi menjelaskan Baznas RI berhasil melakukan langkah konkret yang tidak sekadar menjalankan program dakwah konvensional, melainkan mampu membangun ekosistem dakwah berkelanjutan di daerah 3T demi kemaslahatan umat.

"Tugas kita bukan hanya menyampaikan dakwah saja, tetapi juga hadir untuk memberikan ketenangan, pendampingan, dan menawarkan solusi yang nyata bagi umat," ucap dia.

Baca juga: Baznas: Zakat tak sekedar ritual fiskal, tapi mesin redistribusi ilmu

Baca juga: Baznas perkuat ekonomi santri lewat Santripreneur Klaster Fesyen 2026

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.