Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengapresiasi prioritas Presiden Prabowo Subianto memperbaiki kondisi kehidupan dan kesejahteraan guru melalui pidato penyampaian KEM PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027.
“Alhamdulillah. Kami menyambut baik dan siap melaksanakan kebijakan Bapak Presiden,” kata dia dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidato penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (KEM PPKF RAPBN) Tahun Anggaran 2027 menyampaikan ingin menjamin kesejahteraan para guru karena masa depan suatu bangsa ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dapat diberikan kepada anak-anak.
Kualitas pendidikan, kata Presiden, ditentukan oleh para guru yang berkualitas, semangat, gembira, dan bisa menjadi contoh bagi generasi-generasi penerus bangsa.
“Memperbaiki kondisi kehidupan guru harus menjadi prioritas kita,” katanya.
Baca juga: Upayakan kepastian hukum, Mendikdasmen: Guru non-ASN bisa jadi ASN
Pada kesempatan itu, Presiden menampilkan data neraca ekonomi Indonesia dalam 22 tahun terakhir.
Presiden menjelaskan total keuntungan dagang Indonesia dalam 22 tahun terakhir 436 miliar dolar AS, akan tetapi arus dana yang keluar 343 miliar dolar AS.
Dari data tersebut, ia menyebut selama 22 tahun, kekayaan Indonesia adalah 436 miliar dolar AS dikurangi 343 miliar dolar AS atau hasilnya tersisa 93 miliar dollar AS.
Selisih ini, menurut dia, sebagai penyebab gaji guru menjadi kecil.
"Ini sebabnya gaji-gaji guru kecil, gaji-gaji aparat penegak hukum kecil, gaji-gaji ASN kecil, ini yang selalu anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat, dan sebagainya. Selama 34 tahun apa yang terjadi? Yang terjadi adalah apa yang disebut under-invoicing. Under-invoicing adalah sebenarnya fraud atau penipuan, yang dijual oleh pengusaha-pengusaha tidak dilaporkan yang sebenarnya,” kata Prabowo.
Baca juga: Kemendikdasmen: Guru daerah tenang mengajar berkat SE Mendikdasmen
Baca juga: DPR kawal penataan guru dengan tetap berpihak pada kualitas pendidikan
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.