Moskow (ANTARA) - Presiden China Xi Jinping pada Rabu mengatakan bahwa dirinya memandang pengakhiran segera konflik di Timur Tengah dapat meredakan hambatan bagi pasokan energi dan perdagangan internasional.
"Berakhirnya permusuhan dengan segera akan membantu mengurangi hambatan dalam mewujudkan pasokan energi yang stabil, kegiatan produksi dan rantai pasok tanpa gangguan, serta perdagangan internasional," kata Xi dalam dialognya bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, China, disiarkan CCTV.
Karena itu, permusuhan di Timur Tengah harus segera diakhiri dan merebaknya kembali peperangan sama sekali tak dapat diterima, kata dia.
"Pengakhiran penuh permusuhan semakin mendesak, dan dimulainya kembali konflik lebih tak dapat diterima," ucap Xi saat menerangkan posisi China terkait konflik di Timur Tengah.
Ia pun mengatakan bahwa "komitmen terhadap negosiasi merupakan hal yang secara khusus krusial".
Presiden Rusia Vladimir Putin sedang melaksanakan kunjungan resmi ke China pada 19--20 Mei 2026 atas undangan dari Presiden China Xi Jinping.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Putin sebut hubungan Rusia-China capai level tertinggi
Baca juga: Bertemu Putin, Xi ingin China-Rusia bangun tata kelola global baru
Baca juga: Putin tiba di Beijing, bahas hubungan bilateral Rusia-China
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.