Jakarta (ANTARA) - Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko mengakui, salah satu kekurangan timnya pada musim ini adalah tidak mempunyai striker haus gol seperti Marko Simic yang mampu mengantarkan tim juara Liga 1 Indonesia pada 2018.

Menurut Ardhi, ketiadaan penyerang tajam membuat Persija gagal bersaing merebut gelar juara pada pekan-pekan terakhir dan harus puas finis di posisi ketiga klasemen.

"Kami tidak mempunyai goal getter. Jadi saat bola itu sudah sampai ke depan, susah untuk membuat gol," kata Ardhi kepada pewarta di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Persija tetap akan bermain maksimal pada laga terakhir

Baca juga: I.League umumkan nominasi penghargaan BRI Super League 2025/2026

Ketika membawa Persija juara Liga 1 pada 2018, Simic mencetak 28 gol untuk Macan Kemayoran. Jumlah gol pesepak bola asal Kroasia tersebut lebih dari setengah jumlah gol Persija di musim itu yang berjumlah 53 gol.

Sebagai perbandingan, pada musim 2025/2026, pencetak gol terbanyak Persija Maxwell Souza membuat 15 gol. Jumlah gol striker asal Brasil itu tidak lebih dari seperempat total gol Macan Kemayoran yang berjumlah 62 gol.

Kendati musim ini Persija kekurangan sosok penyerang subur, Ardhi menilai secara keseluruhan timnya lebih baik dari edisi 2018 saat menjadi juara, yang dapat dilihat dari perolehan poin.

Saat ini, Persija memiliki 68 poin dan bisa bertambah lagi apabila meraih kemenangan pada laga terakhir musim ini menghadapi Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (23/5).

Jumlah poin tersebut lebih banyak daripada saat mereka juara tahun 2018, yang ketika itu mengoleksi 62 poin.

Selain itu, Persija juga mendapatkan kemenangan lebih banyak pada 2025/2026 dibandingkan tahun 2018, yakni 21 berbanding 18 kemenangan.

"Kalau saya rasa, lebih baik dari saya 2018, ya. Karena dari materi pemain, kemudian di pertandingan-pertandingan kami lebih banyak menang juga daripada tahun 2018," tutur Ardhi.

Baca juga: Mauricio Souza puas Persija Jakarta pecahkan rekor perolehan poin

Baca juga: Persib siapkan rute konvoi juara lewati kawasan bersejarah Bandung

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.