Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama. KAI, pemerintah, dan masyarakat (khususnya anak-anak muda) harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Kediri (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, menggandeng milenial memberikan edukasi tentang keselamatan perlintasan sebidang kereta api.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari mengemukakan kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi antara KAI dan generasi masa kini.
“Generasi muda atau Gen Z dan milenial saat ini adalah motor penggerak transformasi bangsa. Melalui generasi muda, kami ingin menyalurkan energi positif dan semangat kepahlawanan modern," katanya di sela edukasi di Kediri, Rabu.
Ia menambahkan, kebangkitan nasional bukan hanya dimaknai dengan mengangkat senjata tapi ikut peduli dengan keselamatan publik.
"Kebangkitan nasional hari ini bukan lagi angkat senjata, melainkan bangkitnya kesadaran, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap keselamatan publik, salah satunya di perlintasan sebidang,” ujar Tohari.
Ia menambahkan, sosialisasi yang digelar bersamaan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026 ini menjadi ruang bagi KAI Daop 7 Madiun dan generasi muda untuk mengedukasi masyarakat pengguna jalan raya agar senantiasa disiplin.
Tohari mengingatkan kembali aturan hukum yang berlaku demi keselamatan bersama yakni UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 yang isinya pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.
Kemudian UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 yang isinya pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu mulai ditutup, mendahulukan kereta api, dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintasi rel.
“Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama. KAI, pemerintah, dan masyarakat (khususnya anak-anak muda) harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” kata Tohari.
Ia berharap edukasi serta kolaborasi dengan milenial makin memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan pengguna dan perjalanan kereta api.
“Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi semangat kebangkitan yang dibarengi dengan komitmen kerja nyata. KAI terus bertransformasi demi memberikan pelayanan yang andal, aman, dan nyaman bagi pelanggan setia,” kata Tohari.
Kegiatan edukasi tersebut dilakukan di perlintasan sebidang (JPL) 285 dan 286, Kediri. Saat kegiatan digelar, mereka juga membawa berbagai macam atribut tentang keselamatan perjalanan kereta api.
Baca juga: Cegah kecelakaan, KAI Madiun gencarkan edukasi di pelintasan sebidang
Baca juga: KAI gandeng lintas sektor edukasi keselamatan di perlintasan kereta
Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.