Jakarta (ANTARA) - Pedagang Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan, mengaku sempat ditawarkan relokasi ke Pasar Cidodol dan Pasar Mampang di tengah proses rencana pembangunan kembali pasar usai kebakaran pada 2025 silam.

“Cidodol sama Mampang. Cidodol pasar sayur dan daging, Mampang sunyi,” kata Koordinator Pedagang Lapak Taman Puring, Asmun saat ditemui di Pasar Taman Puring, Jakarta, Rabu.

Asmun menegaskan para pedagang sebenarnya tidak mempermasalahkan relokasi, melainkan menginginkan kepastian pembangunan kembali Pasar Taman Puring.

Menurut dia, para pedagang sempat diminta pindah ke beberapa lokasi agar proses perizinan pembangunan kembali Pasar Taman Puring dapat dipercepat.

“Memang disuruh pindah ke beberapa lokasi dengan syarat biar proses izin pembangunan Pasar Taman Puring cepat dibangun kembali,” ucap dia.

Namun, para pedagang justru terkejut setelah muncul informasi bahwa kawasan tersebut akan dialihfungsikan sebagai taman oleh Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

“Justru faktanya ketika mau dipindah malah ada berita bahwa akan tidak dijadikan Pasar Taman Puring,” katanya.

Sementara itu, pedagang sepatu olahraga bernama Soleh berharap lokasi Pasar Taman Puring tetap dibangun kembali menjadi pasar agar para pedagang dapat kembali berjualan secara normal.

“Harapan saya untuk lokasi ini supaya dibangun pasar kembali. Supaya dibangun kembali dan memohon kepada pihak yang berwenang, kepada Bapak Gubernur, kepada Bapak Walikota untuk membangun pasar,” kata Soleh.

Saat ini, ada 180 pedagang yang masih bertahan di lokasi bekas kebakaran pada Senin (28/7/2025). Sebelum insiden terjadi, Pasar Taman Puring dihuni lebih dari 500 pedagang.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyetujui usulan Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar untuk membangun taman disabilitas di lokasi Taman Puring, Jakarta Selatan.

Dia pun meminta agar surat pengajuan pembangunan taman disabilitas tersebut diajukan sebelum 1 Juni 2026.

Selain itu, dia juga berpesan kepada Asisten Pembangunan DKI Jakarta untuk mengalokasikan pembangunan taman tersebut sehingga dapat segera dibangun.

Baca juga: Pedagang Taman Puring mengaku pendapatan menurun usai kebakaran 2025

Baca juga: Pedagang Taman Puring tolak rencana Pemkot Jaksel bangun taman difabel

Baca juga: Pramono setujui usulan pembangunan taman disabilitas di Taman Puring

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.