Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta agar penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 keluarga penerima manfaat (KPM) pada Februari-Maret 2026 segera direalisasikan.
“Penyaluran bantuan periode Februari-Maret 2026 ini dimaksudkan Presiden Prabowo untuk meringankan beban jutaan KPM terdaftar dalam menghadapi Ramadhan dan Lebaran. Kini, Ramadhan usai dan lebarannya finish. Serapan anggaran untuk itu masih nol persen hingga Mei 2026,” kata Alex Indra Lukman di Jakarta, Rabu.
Ia mempertanyakan mengapa hal ini terjadi dan apa yang membuat rencana yang sudah disusun sedemikian rupa, tak kunjung dieksekusi.
Hal ini sudah dirinya sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan agenda pembahasan hasil pemeriksaan BPK Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran Tahun 2025 dan progres pelaksanaan anggaran Tahun 2026 bersama pada Selasa (19/5) sore
Ia menyatakan tak kunjung dieksekusinya rencana penyaluran bantuan beras dan minyak goreng dengan total kebutuhan 664.888 ton beras dan 132,9 juta liter MinyaKita ini telah menyalahi tujuan utama didirikannya Bapanas yakni menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan.
“Sekarang, harga pangan meroket. Jika kemudian yang dijadikan alasan sekarang ini adalah persoalan perang, oke kami terima,” kata dia.
“Namun saat ini pertanyaan pentingnya, rencana bapak ibu untuk menghadapi dampak gejolak perang ini seperti apa,” kata dia.
Menurut dia langkah antisipasi ini ditanyakan karena belum adanya aksi konkret Bapanas untuk menstabilkan harga pangan saat ini mulai merangkak naik
Selain itu, Alex yang juga Ketua Panitia Kerja (Panja) Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR RI meminta Bapanas mengintensifkan koordinasi dengan Perum Bulog sebagai lembaga yang diamanahi untuk mendistribusikan bantuan tersebut.
Ia meminta Bapanas mesti segera menyusun program dalam atasi lonjakan harga sembako serta teknis penyaluran bersama Perum Bulog.
“Segera laporkan ke Komisi IV, jika peta jalannya untuk mengatasi lonjakan harga pangan telah selesai disusun," kata dia.
Baca juga: Beras menembus isolasi dan kerawanan Papua
Baca juga: Upaya Bulog memastikan ketersediaan pangan hingga Pegunungan Bintang
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.