Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa dia batal berangkat menunaikan ibadah haji pada 2026 ini.

"Nggak jadi," kata Purbaya sambil tertawa kecil, saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Purbaya tidak mengungkap alasan dia batal menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Namun, dia mengatakan batalnya keberangkatan haji tersebut bukan karena permintaan Presiden Prabowo Subianto maupun adanya tugas negara.

Dia hanya menyebut hal itu terjadi karena belum rezeki dan belum waktunya untuk berangkat pada 2026 ini.

"Nggak, nggak diminta Presiden, belum saatnya mungkin, belum rezekinya," kata Purbaya.

Purbaya mengaku sedih tidak bisa berangkat haji dan mengharapkan pada 2027 dapat melangsungkan ibadah tersebut.

"Ya sedih, sedih nggak sedih lah, karena emang belum saatnya mungkin. Doa-in tahun depan nggak batal lagi," ucap Purbaya.

Dia menyebut keberangkatan haji yang batal tersebut juga berlaku untuk seluruh anggota keluarganya.

"Sekeluarga semua (batal)," ujarnya.

Sebelumnya, Purbaya menyampaikan dirinya berencana berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji pada Kamis (21/5), jika tidak ada halangan.

"Kamis (21/5), kalau nggak ada halangan," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).

Purbaya mengatakan dirinya telah melakukan persiapan ibadah haji sejak dua pekan terakhir.

Dia menyebut masih mempelajari doa-doa untuk pelaksanaan ibadah haji.

"Persiapan haji sudah dua minggu lalu, sudah belajar tapi doa-doanya, masih lupa juga," ucapnya.

Purbaya juga mengatakan rencananya akan menjalankan ibadah haji selama 10 hari.

"10 hari," ucapnya singkat.

Baca juga: Menkeu Purbaya dijadwalkan berangkat haji pada 21 Mei

Pewarta: Fathur Rochman/Maria Cicilia Galuh
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.