Jakarta (ANTARA) - Platform jasa transportasi Grab Indonesia memberikan ruang diskusi dan belajar kepada 75 mahasiswi/mahasiswa mengenaI tantangan serta prospek karier di bidang Sains, Teknologi, Rekayasa (Engineering), dan Matematika (STEM).

Director of Digital & Sustainability, Grab Indonesia Rivana Mezaya, mengatakan perempuan perlu memiliki ruang yang sama untuk tumbuh dan berkarya di bidang teknologi.

"Kami percaya teknologi tidak hanya dibangun melalui kemampuan teknis semata, tetapi juga melalui empati, problem solving, dan keberanian untuk menciptakan dampak nyata. Melalui STEM Talks, kami ingin lebih banyak perempuan muda melihat bahwa mereka memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkarya di bidang teknologi," kata Rivana dalam keterangan pers yang diterima, Kamis.

Baca juga: Grab bantu 1.800 UMKM perempuan kuasai strategi bisnis digital

Latar belakang program ini diambil dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS) bertajuk "Perempuan dan Laki-laki di Indonesia 2024" yang mencatat bahwa hanya 52,86 persen perempuan usia kerja yang bekerja, dibandingkan dengan 79,85 persen pada laki-laki.

Kesenjangan ini semakin mencolok di kalangan lulusan perguruan tinggi di mana tingkat pengangguran perempuan berpendidikan tinggi mencapai 18,66 persen, lebih dari dua kali lipat dibandingkan laki-laki yang hanya 8,16 persen.

Data ini menunjukkan bahwa hambatan bagi perempuan bukan terletak pada kemampuan atau semangat menempuh pendidikan, melainkan pada kesempatan yang belum setara di dunia kerja.

Baca juga: Grab kurasi kuliner favorit di Indonesia melalui Bintang 5 Awards

Melalui STEM Talks, peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi secara langsung mengenai tantangan sebagai perempuan di bidang STEM, sekaligus mendapatkan gambaran mengenai lingkungan kerja di industri teknologi bersama pemimpin perempuan di lingkup perusahaan Grab.

Melalui STEM Talks yang merupakan bagian dari rangkaian inisiatif “Jejak Aksi Kartini Masa Kini”, Grab terus mendorong lebih banyak perempuan muda untuk berani berkembang dan mengambil peran strategis di bidang teknologi.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen Grab dalam mendukung pemberdayaan perempuan di berbagai lini ekosistemnya, tidak hanya dengan membuka akses, tetapi juga dengan menghadirkan ruang belajar, jejaring, dan inspirasi bagi perempuan untuk terus belajar, bertumbuh, dan membawa dampak yang lebih luas untuk Indonesia.

Baca juga: Grab perluas upaya pemberdayaan perempuan di era digital

Baca juga: Grab siap kolaborasi dengan pemerintah terkait Perpres 27/2026

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.