Kemenperin optimistis industri komponen Indonesia mampu saingi Thailand

Kemenperin optimistis industri komponen Indonesia mampu saingi Thailand

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan (kiri). (Antaranews/Humas Kementerian Perindustrian)

Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perindustrian optimistis industri komponen otomotif nasional mampu menyaingi Thailand dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Demikian disampaikan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) I gusti Putu Suryawirawan di Cibitung, Bekasi, Jumat.

"Dalam waktu lima tahun ke depan kita yakin bisa lebih unggul dari Thailand, terutama dalam produksi komponen," kata Putu.

Untuk itu, Putu meminta agar industri komponen dalam negeri lebih meningkatkan produksinya.

Saat ini, jumlah industri komponen di Indonesia untuk tier satu terdiri dari 550 perusahaan, tier dua, dan tiga 1.000 perusahaan.

Sementara itu, jumlah outlet, workshop, hingga suku cadang mencapai 14.000.

Namun, penyerapan tenaga kerja di sektor tersebut baru mencapai 1,3 juta orang, sedangkan Thailand lebih dari itu.

Putu berharap, industri komponen nasional tumbuh seiring dengan pertumbuhan industri otomotif, yang ditargetkan memproduksi hingga 2 juta unit per tahun.

"Jangan nanti kapasitas produksi kita sudah lebih dari 2 juta unit tetapi komponennya masih diimpor. Oleh karena itu kita harus tingkatkan lagi industri komponen lokalnya," tukasnya.

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Komentar