Festival Guru Jakarta 2026 adalah inisiatif bersama antara BGTK DKI Jakarta dan komunitas guru untuk mendorong terbangunnya ekosistem pertumbuhan guru yang lahir secara organik

Jakarta (ANTARA) - Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi DKI Jakarta memperkuat kolaborasi dan inovasi pendidikan bersama komunitas guru yang tergabung dalam MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah), dan KKG (Kelompok Kerja Guru) se-DKI Jakarta melalui gelaran puncak Festival Guru Jakarta 2026.

Perhelatan yang digelar serentak di enam titik lokasi, termasuk wilayah Kepulauan Seribu itu, menjadi momentum perayaan inovasi pendidikan di ibu kota.

"Festival Guru Jakarta 2026 adalah inisiatif bersama antara BGTK DKI Jakarta dan komunitas guru untuk mendorong terbangunnya ekosistem pertumbuhan guru yang lahir secara organik. Kami ingin menjadikan ini sebagai ruang bagi guru untuk meningkatkan kompetensi melalui komunikasi akademik dan pertukaran pengalaman pembelajaran yang nyata," ujar Kepala BGTK DKI Jakarta Erfan Agus Munif di Jakarta pada Minggu.

Lebih lanjut ia menyampaikan pemilihan enam titik lokasi, termasuk Kepulauan Seribu, adalah bentuk nyata semangat inklusivitas.

Baca juga: Gaji guru di Jakarta masih perlu diperhatikan

“Kami ingin memastikan bahwa energi positif dari festival ini dirasakan oleh seluruh guru di Jakarta, tanpa terkecuali. Dari daratan utama hingga wilayah kepulauan, guru-guru kita adalah pahlawan yang terus berinovasi dalam mencerdaskan anak bangsa,” kata Erfan.

Pada sesi pembukaan, ia mengatakan BGTK DKI Jakarta bersama mitra kolaborasi meluncurkan beberapa inisiatif strategis untuk mendukung peningkatan kompetensi guru, yakni asesmen kompetensi guru Jakarta 2026 yang akan segera dilaksanakan mulai bulan Juni dan gerakan wajib baca buku bagi guru dan murid Jakarta.

Inisiatif lainnya ialah peluncuran program pelatihan dan sertifikasi literasi AI bagi 50.000 guru di Jakarta serta kolaborasi BGTK DKI Jakarta, Google, dan Disdik DKI Jakarta.

Selain peluncuran program, ia menambahkan acara hari itu juga memberikan apresiasi kepada para pemenang kompetisi "Guru Jakarta Berkarya" dan "Guru Menulis Surat untuk Pak Menteri".

Baca juga: Guru sekolah swasta di Jakarta bakal terima subsidi dana pendidikan

Ia menambahkan festival tersebut menjadi etalase kreativitas tenaga pendidik dengan catatan capaian yang impresif.

Sepanjang acara, para guru disuguhkan dengan berbagai lokakarya, pameran hasil karya inovasi pembelajaran, serta sesi berbagi inspirasi.

Erfan juga menyebutkan sebanyak 60 karya praktik baik dari guru, kepala sekolah, dan pengawas dipresentasikan secara mendalam.

Selain itu, lanjutnya, terdapat 325 karya poster yang menampilkan inovasi pembelajaran.

Pihaknya berharap festival tersebut mampu menjadi momentum tahunan yang terus memacu semangat guru untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kurikulum demi terwujudnya ekosistem pendidikan Jakarta yang lebih unggul dan berdaya saing global.

Baca juga: Wamendikdasmen: Beasiswa Guruku perluas akses pendidikan guru

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.