Jakarta (ANTARA) - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya menegaskan tidak ada kerja sama dengan pihak manapun terkait pendaftaran titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sony menyampaikan hal tersebut untuk menanggapi maraknya laporan dugaan penipuan pendaftaran titik lokasi SPPG kepada masyarakat dengan meminta sejumlah uang. Pendaftaran SPPG dilakukan secara mandiri melalui portal resmi mitra.bgn.id dan tidak melalui perantara pihak manapun.
"Mekanisme pendaftaran titik lokasi SPPG ini dilakukan oleh yayasan melalui portal mitra.bgn.id. Di sana akan diverifikasi identitas yayasan. Setelah terverifikasi, baru kemudian mereka (yayasan) mengisi data-data lokasi yang diajukan, kemudian mulai membangun dan mengisi progres pembangunan," katanya dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin.
Sony juga mengungkapkan terdapat beberapa modus penipuan yang saat ini berkembang di masyarakat, di antaranya pelaku yang mengaku sebagai pejabat BGN atau memiliki akses khusus ke BGN.
"Biasanya yang dilakukan pelaku, mereka mendaftar dulu, kemudian setelah mendapatkan identitas SPPG, dia tidak membangun, tetapi menawarkan diri seolah-olah pejabat BGN atau mempunyai relasi dengan BGN untuk membantu mengurus mendapatkan titik lokasi, maka terjadilah transaksi," paparnya.
Sony juga mengemukakan, terdapat kelompok yang mengatasnamakan yayasan dan mengaku mampu menampung beberapa permohonan titik. Kemudian, masyarakat diminta membayar dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp20-50 juta.
Selain itu, terdapat pula modus menyerupai lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang membentuk perusahaan dan menjanjikan akses titik dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat dengan imbalan biaya puluhan juta rupiah.
"BGN tidak pernah bekerja sama dengan organisasi dan perusahaan manapun untuk pendaftaran titik-titik SPPG. Murni yayasan yang mendaftarkan," tuturnya.
Baca juga: Tak ada kompromi standar MBG, BGN masih tangguhkan operasi 1.152 SPPG
Baca juga: KSP akan awasi ketat MBG pastikan tidak ada penjualan titik dapur
Baca juga: BGN: Pendaftaran sudah tutup, waspada iming-iming jual-beli titik SPPG
Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.