Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim angkat bicara terkait kasus dugaan praktik prostitusi anak di kawasan Lokasari, Tamansari.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak menoleransi segala bentuk ekspolitasi terhadap anak. “Zero tolerance terhadap segala bentuk eksploitasi seksual anak,” kata Chico di Jakarta, Selasa.

Ia menyebut Pemerintah Jakarta telah meminta Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta, Sudin PPAPP Jakarta Barat dan instansi terkait untuk melakukan monitoring dan patroli intensif di kawasan tersebut.

Selain itu, Pemprov DKI juga memperkuat koordinasi dengan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat untuk penyelidikan mendalam serta penindakan tegas apabila ditemukan bukti.

“Kami siap memberikan perlindungan, pendampingan, dan rehabilitasi bagi anak jika ditemukan korban,” ungkap Chico.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) dan Sudin Sosial, menyoroti dugaan praktik prostitusi anak di kawasan Lokasari, Tamansari.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sudin PPAPP Jakarta Barat, Rizky Hamid mengatakan, pihaknya tengah mendalami informasi dugaan terkait eksploitasi dan prostitusi anak, termasuk yang berkembang di media sosial mengenai kawasan Lokasari, Jakarta Barat.

“Perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, masyarakat, keluarga, hingga platform digital,” kata Rizky.

Pihaknya pun mengupayakan pencegahan, edukasi, penguatan pengawasan berbasis masyarakat, serta pendampingan terhadap perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan maupun eksploitasi.

“Apabila ditemukan indikasi keterlibatan anak dalam praktik prostitusi atau tindak pidana perdagangan orang, maka anak harus dipandang sebagai korban yang wajib mendapatkan perlindungan, pemulihan psikososial, pendampingan hukum, dan rehabilitasi,” kata dia.

Baca juga: Pemkot Jakbar soroti dugaan prostitusi anak di Lokasari

Baca juga: Polisi pastikan dugaan prostitusi anak libatkan WNA di Jakbar adalah hoaks

Baca juga: Polisi dalami dugaan WNA Jepang yang terlibat kasus prostitusi anak

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.