Jakarta (ANTARA) - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) terus memperkuat dominasinya kepada tata kelola, kepatuhan regulasi, dan manajemen risiko, yang berkelanjutan.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan pihaknya semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan pembangkitan listrik terdepan yang tidak hanya unggul dalam operasional dan inovasi energi, namun juga dalam penerapan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
"Kami percaya bahwa tata kelola yang baik menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan maupun pemangku kepentingan," ujarnya.
Menurut Bernadus, atas pencapaian itu, PLN IP menorehkan penghargaan dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 di Jakarta, Jumat (22/5/2026).
"Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas konsistensi PLN Indonesia Power dalam membangun budaya governance, risk, and compliance (GRC), yang kuat di tengah transformasi industri ketenagalistrikan nasional," tambahnya.
Pada ajang tersebut, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PLN IP Endang Astharanti meraih penghargaan The Most Inspiring Leader sekaligus Best of The Best The Emerging Leader in Regulatory Compliance pada kategori Prosper B.
Sementara, sebagai institusi, PLN Indonesia Power memperoleh penghargaan kategori Sapphire Prosper B sebagai peringkat tertinggi untuk korporasi dalam penerapan kepatuhan regulasi dan tata kelola perusahaan.
Selain itu, anak usaha PLN IP, PLN Indonesia Power Services meraih penghargaan Diamond Prosper A.
IRCA merupakan ajang apresiasi yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja unggul dalam kepemimpinan individu maupun strategi penerapan kepatuhan terhadap regulasi.
CEO Hukum Online Arkka Dhiratara menekankan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan dan kepatuhan regulasi sebagai fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berdaya saing.
"Perusahaan yang mampu menjaga integritas, memperkuat kepatuhan, dan mengelola risiko secara berkelanjutan akan memiliki daya tahan bisnis yang kuat serta menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan iklim investasi Indonesia," ungkapnya.
Ia menyampaikan penghargaan ini menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan standar kepatuhan dan tata kelola di seluruh lini organisasi.
Baca juga: Gubernur Sumut minta blackout listrik di Sumatera tak terulang lagi
Baca juga: PLN: Listrik di sejumlah wilayah Aceh padam akibat sistem belum stabil
Baca juga: Wamen ESDM perintahkan PLN seimbangkan suplai pembangkit tiap daerah
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.