Jakarta (ANTARA) - Redmi dikabarkan tengah mempersiapkan peluncuran ponsel pintar Redmi 17 5G yang diperkirakan debut bersama dengan Redmi Turbo 5 di India.
Dalam laporan GSM Arena, Rabu, disebutkan bahwa kedua ponsel ini bakal meluncur di India pada 18 Juni 2026.
Sementara Redmi Turbo 5 dirilis untuk pasar mid-range sebagai flagship killer, Redmi 17 disiapkan untuk mengisi pasar entry level dengan salah satu sorotannya adalah konektivitas 5G.
Baca juga: Redmi K90 Ultra muncul di sertifikasi China, bawa pengisian cepat 100W
Membahas spesifikasi yang sudah terungkap, Redmi 17 diyakini bakal menggunakan chip dari Qualcomm yakni Snapdragon 4 series.
Sorotan lainnya adalah dari sisi daya, sebagai ponsel pintar entry level Xiaomi membekali ponsel ini dengan baterai 7000 mAh.
Untuk layarnya, Xiaomi membekali ponsel ini dengan panel layar LCD dan refresh rate yang tinggi meski tidak dijelaskan seberapa besar kemampuannya.
Baca juga: Redmi Note 17 muncul di GSMA IMEI, jadwal rilis mungkin lebih cepat
Laporan ini lebih lanjut mengklaim bahwa Redmi 17 5G akan dibekali dengan kamera utama 50MP dan kamera depan 8MP.
Untuk sistem operasinya ponsel ini akan mengandalkan HyperOS berbasis Android 16. Redmi 17 belum dirilis sama sekali oleh Xiaomi sehingga debutnya nanti cukup layak dinantikan.
Apabila ponsel ini dirilis, itu artinya Xiaomi tidak merilis Redmi 16 karena seri sebelumnya pada 2025 yang dirilis adalah Redmi 15 untuk pasar global. Ponsel itu juga menawarkan baterai besar 7000 mAh dan ditujukan untuk pasar entry level.
Sementara untuk Redmi Turbo 5, sebelumnya ponsel ini sudah debut di China pada Januari 2026 dibekali dengan panel layar AMOLED, chip Dimensity 8500 Ultra, kamera utama 50MP, dan baterai 7560 mAh.
Baca juga: Bocoran Redmi K100 Pro ungkap kapasitas baterai besar 9.000mAh
Baca juga: Redmi K100 dikabarkan akan debut pada September 2026
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.