Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Spanyol telah mengeluarkan perintah untuk memblokir akses ke platform pasar prediksi Polymarket dan Kalshi menurut laporan The Wall Street Journal yang dikutip dalam siaran Engadget pada Selasa (26/5).
Larangan untuk mengakses Polymarket dan Kalshi diberlakukan karena Spanyol sedang menyelidiki legalitas platform pasar prediksi yang beroperasi di wilayahnya tanpa lisensi perjudian.
Pemerintah Spanyol menyatakan bahwa pemblokiran situs web Polymarket dan Kalshi dilakukan sebagai tindakan pencegahan sambil menunggu investigasi resmi untuk menentukan apakah platform itu melanggar undang-undang tentang perjudian.
Penyelidikan platform tersebut dijadwalkan selesai empat bulan ke depan. Perusahaan penyedia platform dapat diwajibkan untuk memiliki lisensi administratif khusus untuk beroperasi berdasarkan hasil penyelidikan.
Baca juga: OJK blokir 33 ribu rekening bank terindikasi terkait judi online
Beberapa negara bagian di Amerika Serikat juga telah berusaha mengatur atau melarang operasi platform pasar prediksi.
Pemerintah Minnesota akan melarang operasi platform pasar prediksi mulai 1 Agustus 2026, sementara Rhode Island, Illinois, Arizona, Connecticut, Nevada, dan New Jersey mempertanyakan legalitas platform semacam itu.
Namun, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat (US Commodity Futures Trading Commission/CFTC) menggugat negara-negara bagian karena mencoba melarang atau mengatur pasar prediksi.
CFTC percaya bahwa mereka memiliki yurisdiksi tunggal untuk mengatur platform-platform ini, dan bukan negara-negara bagian.
Kalshi dan Polymarket baru-baru ini nilainya diperkirakan berturut-turut 22 miliar dolar AS dan 15 miliar dolar AS.
Baca juga: Kemkomdigi blokir 3,45 juta situs judi daring sejak Oktober 2024
Di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital pada Jumat (22/5) telah memblokir akses ke platform Polymarket.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Alexander Sabar mengatakan bahwa platform pasar prediksi ini merupakan bagian dari judi online.
Menurut dia, penggunaan platform tersebut mengandung unsur taruhan uang dan spekulasi atas suatu peristiwa yang hasilnya belum pasti, sehingga bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
"Pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk judi online di Indonesia," kata Alexander.
Selain Indonesia, negara seperti Singapura, Brasil, dan India juga telah memblokir akses ke platform Polymarket.
Baca juga: Kemkomdigi blokir Polymarket, platform judol berkedok pasar prediksi
Baca juga: Menkomdigi: Hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.