Jakarta (ANTARA) - Grup K-pop SEVENTEEN menandai ulang tahun debut ke-11 mereka dengan menyumbangkan dana ke Komisi Nasional Korea untuk UNESCO (KNCU) guna membantu para pelajar kurang mampu di Laos.

Menurut siaran Korea Times pada Rabu, KNCU pada Selasa (26/5) mengumumkan bahwa grup itu menyumbangkan dana untuk Bridge Programme, yang membantu lulusan sekolah dasar di Laos melanjutkan pendidikan ke sekolah menengah.

Walaupun pendidikan menengah di Laos bebas biaya, masih banyak anak yang tidak dapat melanjutkan sekolah karena berbagai macam biaya tambahan yang tidak mampu mereka bayar.

Sekretaris Jenderal KNCU Hong Hyun-ik bersyukur SEVENTEEN melanjutkan dukungan berkelanjutan mereka sejak tahun 2022.

"Kontribusi ini akan membantu para pelajar marjinal di Laos mendapatkan akses ke pendidikan menengah negeri dan membangun masa depan yang lebih baik," katanya dalam sebuah pernyataan.

KNCU tidak menyebutkan nilai sumbangan dana yang diberikan oleh SEVENTEEN, grup yang beranggotakan 13 orang yang debut pada 26 Mei 2015.

Baca juga: Anggota SEVENTEEN perpanjang kontrak dengan PLEDIS

Donasi SEVENTEEN merupakan bagian dari inisiatif yang dijalankan sejak Agustus 2022, ketika Pledis Entertainment selaku agensi yang menaungi grup menandatangani nota kesepahaman dengan KNCU untuk meluncurkan kampanye #GoingTogether guna mengurangi kesenjangan pendidikan pada komunitas yang kurang terlayani.

Kemitraan tersebut kemudian dikembangkan. Pada November 2023, Pledis Entertainment, kantor pusat UNESCO, dan KNCU sepakat untuk meningkatkan kampanye tersebut menjadi kampanye global.​​​​​​​

Di lapangan, kampanye itu telah mendanai pembangunan dua pusat pembelajaran komunitas di Timor Leste serta mendukung program pendidikan di Malawi.

Karena kontribusi mereka, SEVENTEEN ditunjuk menjadi duta pemuda UNESCO pada Juni 2024.

Baca juga: SEVENTEEN ditunjuk jadi duta persahabatan pemuda pertama UNESCO

Baca juga: SEVENTEEN luncurkan program dukungan global sebagai duta pemuda UNESCO

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.