Jakarta (ANTARA) - TNI AU melalui Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) membantu jalannya latihan terjun dasar atau penerjunan paradasar personel Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD dan Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 848/SPC di Lanud Suparlan Batujajar Bandung, Jawa barat, Selasa (26/05).

Dalam siaran pers resmi Penerangan Korpasgat yang disiarkan Kamis, dijelaskan bantuan itu diberikan untuk mendukung kelancaran latihan sesama matra TNI.

Kepala Penerangan Korpasgat Kolonel (Pas) Jaito Novian Sulistiyono saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta mengatakan pasukannya memberi bantuan dalam dua hal, yakni sebagai Visual Control Post (VCP) dan Jump Master.

"Dua tugas itu dilakukan oleh Detasemen Matra 1 Pasgat demi mendukung kegiatan penerjunan paradasar," kata Jaito.

Tercatat ada 13 personel Korpasgat yang bertugas sebagai VCP di lokasi penerjunan dan 10 personel yang bertugas sebagai Jump Master di dalam pesawat.

Baca juga: Korpasgat TNI AU tingkatkan kemampuan tempur prajurit

Jaito mengatakan VCP dan Jump Master dari Korpasgat bekerja dengan baik karena berhasil memastikan para pasukan melakukan penerjunan dengan selamat dan mendarat tepat di drop zone (DZ) yang telah ditentukan.

"Total sebanyak 920 peterjun di drop pada ketinggian 1.200 kaki dengan menggunakan pesawat Angkatan Udara yaitu C-130 Hercules dari Skadron Udara 31 dengan tail number A-1320," kaya Jaito.

Dengan adanya latihan ini, Jaito berharap kemampuan prajurit TNI semakin terasah dalam melakukan misi penerjunan, dan juga momen ini dapat mempererat kekompakan prajurit lintas matra.

Pasukan VCP dari Denmatra I Korpasgat memberikan titik mendarat penerjun di Lanud Suparlan Batujajar Bandung, Jawa barat, Selasa (26/05/2026). ANTARA/HO-Pen Korpasgat

Pasukan VCP bertugas untuk menentukan titik mendarat para penerjun. Selain itu, VCP juga bertugas untuk memastikan penerjun keluar dari pesawat di waktu yang tepat dan mendarat tepat di titik sasaran dengan mempertimbangkan kondisi alam dan kecepatan angin.

VCP juga bertugas untuk berkomunikasi dengan penerbang demi memastikan titik mendarat pasukan. Jika dalam kondisi peperangan, VCP juga bertugas mengamankan lokasi penerjunan dari musuh.

Sedangkan Jump Master bertugas di dalam pesawat bersama para penerjun. Dia bertugas untuk memastikan prajurit sudah memasang parasut dengan baik serta memeriksa kelengkapan pendukung lain yang dimiliki prajurit.

Jump Master juga bertugas untuk memberikan aba-aba kepada para penerjun untuk melompat dari pesawat.

Baca juga: Parako I Pasgat asah kemampuan tempur dengan Latihan Hardha Marutha 1

Baca juga: Parako I Pasgat TNI AU juara umum lomba menembak Kopassus Cup 2026

Baca juga: Menhan: Kopassus harus punya 'soft power' yang mumpuni

Pewarta: Walda Marison
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.