Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa politik kemarin yang menjadi sorotan di antaranya, penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pengadaan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada momentum tak salah hingga Presiden RI Prabowo Subianto disambut pelukan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Berikut rangkuman ANTARA untuk berita politik kemarin yang menarik untuk kembali dibaca:
Komisi III: Penggunaan APBN untuk hewan kurban Presiden tidak salah
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk pengadaan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah tidaklah salah.
“Penggunaan dana APBN untuk pengadaan hewan kurban Presiden Prabowo Subianto melalui skema bantuan presiden tidak salah secara hukum maupun syariah,” kata Habiburokhman dalam keterangan diterima di Jakarta, Kamis.
Habiburokhman menjelaskan secara hukum, program bantuan untuk masyarakat dari presiden diatur dalam Pasal 3 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Baca selengkapnya di sini.
TNI AL gelar latihan manuver dan misi evakuasi di perairan Balikpapan
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menggelar latihan manuver kapal laut dan evakuasi korban di atas kapal di perairan Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (26/5) untuk memperkuat kemampuan prajurit dalam menjalankan misi.
Dalam siaran pers Pusat Penerangan Mabes TNI yang disiarkan Kamis, dijelaskan kegiatan itu dilakukan oleh unsur BKO Guspurla Koarmada II.
"Latihan harus tetap dilaksanakan guna meningkatkan kesiapan unsur dan prajurit sehingga senantiasa siap menghadapi dinamika tugas di lapangan," kata Komandan Guspurla Koarmada II Laksamana Pertama TNI Endra Hartono.
Baca selengkapnya di sini.
Satgas PRR: Penanganan pascabencana Sumatera masuk fase pemulihan
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mengatakan penanganan pascabencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini telah memasuki fase pemulihan permanen.
Sebagaimana dikutip dari keterangan Satgas PRR pada Kamis, dalam fase tersebut akan menjalankan program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) yang dijalankan secara bertahap hingga 2028.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan penanganan pascabencana dilakukan melalui tiga tahapan utama, yakni tanggap darurat, transisi, dan pemulihan permanen.
Baca selengkapnya di sini
Komisi I DPR: TNI dapat tangani begal dengan mekanisme bantu Polri
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan bahwa TNI dapat menangani permasalahan aksi kriminal begal dengan mekanisme perbantuan, jika Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membutuhkan dukungan tambahan untuk menjaga stabilitas dan keamanan masyarakat.
Dia mengatakan pelibatan tersebut tentu harus terukur, memiliki dasar hukum yang jelas, dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan, dan tetap mengedepankan koordinasi yang baik antarinstitusi.
"Yang paling penting bagi masyarakat saat ini adalah kehadiran negara yang nyata," kata Dave di Jakarta, Kamis.
Baca selengkapnya di sini.
Prabowo disambut pelukan hangat oleh Macron saat tiba di Istana Elysee
Presiden RI Prabowo Subianto disambut dengan pelukan hangat oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron ketika tiba di Istana Elysee, Paris, Prancis, Kamis waktu setempat dalam rangka kunjungan kenegaraan.
Dalam siaran langsung daring yang dipantau dari Jakarta pada Kamis malam, Presiden Prabowo Subianto saat tiba langsung berjalan untuk menyalami Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Keduanya kemudian berpelukan dengan hangat dan kemudian berjalan ke arah ibu negara Prancis, Brigitte Macron, yang memberikan salam dengan mengatupkan kedua tangan. Presiden Prabowo kemudian melanjutkan pembicaraan dengan Brigitte Macron.
Baca selengkapnya di sini.
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.