Keberhasilan pengembangan ini menambah sekitar 12 persen dari target produksi PEP Limau tahun 2026. Kami terus menjaga keberlanjutan produksi sumur ini dengan operasi yang aman dan andal

Palembang (ANTARA) - Pertamina EP (PEP) Limau Field berhasil menambah produksi migas melalui pengembangan sumur LM-03 (L5A-312) yang berada di Struktur Limau Barat, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Senior Manager PEP Limau Field Abdul Rachman Para Buana dalam keterangan diterima di Palembang, Sabtu, mengatakan sumur pengembangan tersebut mencatatkan hasil uji alir awal dengan produksi maksimum mencapai 643 barel minyak per hari (BOPD) dan gas sebesar 0,362 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Sumur LM-03 mulai ditajak pada Maret 2026 dan menghasilkan minyak dengan kualitas yang baik karena memiliki kandungan air (water cut) yang rendah, yakni hanya sekitar satu persen.

"Keberhasilan pengembangan ini menambah sekitar 12 persen dari target produksi PEP Limau tahun 2026. Kami terus menjaga keberlanjutan produksi sumur ini dengan operasi yang aman dan andal," katanya.

Tambahan produksi dari sumur LM-03 menjadi kontribusi penting bagi pencapaian target produksi PEP Limau Field pada 2026 yang ditetapkan sebesar 5.036 BOPD untuk minyak dan 11,3 MMSCFD untuk gas.

Baca juga: Pertamina-pemda kolaborasi dukung ketahanan energi dan pangan

Baca juga: Pertamina EP dukung pemenuhan kebutuhan gas industri Jabar lewat PJBG

Selain menghasilkan tambahan pasokan energi, pengembangan sumur LM-03 juga mencatatkan kinerja keselamatan kerja yang baik. Operasi pengeboran dan pengembangan sumur tersebut berlangsung dengan total 62.712 jam kerja tanpa kecelakaan sejak pertama kali ditajak.

Capaian tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam menerapkan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) serta operational excellence di seluruh aktivitas operasi migas.

Sementara itu, Senior Manager Subsurface Development and Planning PHR Zona 4 Reza Nur Ardianto mengatakan keberhasilan sumur LM-03 akan menjadi dasar untuk melanjutkan pengembangan potensi migas di wilayah sekitar.

"Tidak berhenti di LM-03, kami meneruskan pengeboran satu sumur pengembangan pada 2026. Perusahaan juga terus mengupayakan pengembangan sumur lain di sekitarnya setelah melihat potensi dari data geologi, geofisika dan reservoir yang ada," ujarnya.

Ia menambahkan hasil yang diperoleh dari sumur LM-03 menunjukkan prospek yang menjanjikan untuk mendukung upaya peningkatan produksi migas di wilayah kerja PHR Zona 4.

Keberhasilan pengembangan sumur tersebut juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasi. Sebelum pengeboran dilakukan, tim Relations PHR Zona 4 telah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat setempat yang dihadiri kepala desa dan tokoh masyarakat.

Baca juga: Pertamina EP raih 15 penghargaan The Green World Awards 2026

Baca juga: Pertamina EP Regional Jawa perkuat ekosistem rantai pasok

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.