LKBB-PB bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda
Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Administrasi Sekretaris Jenderal MPR RI Heri Herawan membuka Lomba Kreasi Baris Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) MPR RI tingkat Provinsi Banten 2026 di Lapangan Balai Kota Tangerang Selatan, Banten, Sabtu.
Kegiatan yang diselenggarakan MPR RI bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) itu diikuti 10 sekolah menengah atas dan sederajat dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
“LKBB-PB bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda,” kata Heri Herawan.
Ia menjelaskan, lomba tersebut menjadi sarana pembinaan karakter melalui keterampilan baris-berbaris dan pengibaran bendera yang dinilai oleh dewan juri dari unsur TNI dan PPI.
Sepuluh sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut yakni SMKN 9 Kota Tangerang, MAN 1 Kabupaten Lebak, SMAN 1 Jawilan Kabupaten Serang, MAN 1 Kota Cilegon, SMAN 2 Krakatau Steel Kota Cilegon, SMAN 2 Kota Serang, SMAN 2 Kota Tangerang Selatan, SMK Ikhlas Jawilan Kabupaten Serang, SMKN 5 Kabupaten Tangerang, dan SMAN 2 Kabupaten Pandeglang.
Dalam kompetisi ini, para peserta memperebutkan gelar juara tingkat provinsi sekaligus menampilkan kemampuan terbaik dalam keterampilan baris-berbaris dan pengibaran bendera di hadapan dewan juri yang berasal dari unsur TNI dan PPI.
Baca juga: MPR pastikan generasi muda miliki rasa cinta tanah air lewat LKBB
Dalam sambutannya, Heri menegaskan bahwa bangsa Indonesia dibangun di atas fondasi gotong royong sebagai etos sosial dan karakter bangsa.
“Gotong royong bukan sekadar kebiasaan sosial, melainkan prinsip filosofis yang menandai watak politik bangsa untuk saling membantu, saling menguatkan, dan saling mengisi melampaui batas suku, agama, ras maupun golongan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, nilai gotong royong tersebut tercermin dalam setiap gerakan baris berbaris. Ketika anggota regu menjaga kekompakan langkah, saling menyesuaikan ritme, serta mempertahankan formasi secara bersama-sama, saat itulah semangat kebersamaan dan persatuan diwujudkan dalam tindakan nyata.
Selain itu, Heri juga menyoroti makna mendalam yang terkandung dalam pelaksanaan upacara pengibaran bendera Merah Putih. Menurutnya, warna merah melambangkan keberanian, sedangkan warna putih melambangkan kesucian niat dan ketulusan perjuangan.
“Berkibarnya bendera di puncak tiang tertinggi menjadi pengingat kolektif atas pengorbanan para pahlawan yang mempertahankan kemerdekaan dengan darah dan air mata,” kata Heri.
Baca juga: Setjen MPR harap peserta LKBB-LTUB tularkan nilai luhur bangsa
Melalui kegiatan tersebut, MPR RI berharap lahir generasi muda yang berkarakter, memiliki nasionalisme tinggi, serta berkomitmen menjaga persatuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menilai LKBB-PBB memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, berjiwa nasionalis, serta memiliki semangat persatuan dan cinta Tanah Air.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi keterampilan baris berbaris dan pengibaran bendera semata, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, berjiwa nasionalis serta memiliki semangat persatuan dan cinta tanah air,” kata Pilar.
Pilar menambahkan, nilai-nilai yang ditampilkan para peserta selama perlombaan, seperti kekompakan, ketelitian, kepemimpinan, dan kedisiplinan, merupakan modal penting dalam membangun masa depan bangsa yang kuat dan berkarakter.
Ia mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang datang dari berbagai wilayah di Provinsi Banten, mulai dari wilayah paling barat hingga wilayah timur. Menurutnya, kehadiran mereka menunjukkan semangat kebangsaan yang kuat sekaligus menjadi bukti bahwa generasi muda Banten siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif kepemudaan yang berorientasi pada pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
“Kami meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah melalui pembinaan generasi muda yang unggul, disiplin, dan cinta tanah air,” ujar Pilar.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta diingatkan untuk menjunjung tinggi sportivitas, menghormati dewan juri maupun sesama peserta, serta menjadikan perlombaan sebagai sarana belajar dan mempererat persaudaraan antarpelajar di Provinsi Banten.
Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.