Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan dengan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf guna membahas pembukaan Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran baru yang dimulai pada Juli 2026.

Dalam unggahan resmi Sekretariat Kabinet yang dikutip dari Jakarta, Sabtu, Seskab melakukan pertemuan itu setelah kembali ke tanah air usai kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis pada Sabtu ini.

Dalam pertemuan tersebut, Seskab dan Mensos membahas pemantapan pembukaan Sekolah Rakyat tahun ajaran baru.

Program itu ditargetkan mampu memberikan akses pendidikan, penginapan, kesehatan dan kehidupan layak kepada lebih dari 45 ribu anak dari keluarga kurang mampu, anak putus sekolah maupun anak yang selama ini belum pernah menimba pendidikan formal.

Tidak hanya itu, turut dibahas pula rencana untuk menyekolahkan sekitar 1.000 anak kurang mampu, anak tidak bersekolah serta anak jalanan yang berada di wilayah Jakarta melalui 10 Sekolah Rakyat, termasuk sekolah-sekolah yang telah ditinjau bulan lalu.

Dalam kesempatan itu, Seskab menekankan bahwa Presiden Prabowo menginginkan seluruh anak Indonesia tanpa terkecuali memiliki kesempatan pendidikan yang sama dengan fasilitas yang layak dan nyaman.

Pemerintah juga menargetkan dapat memberi kesempatan dan bekal setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik dan lebih sejahtera.

Baca juga: Kemensos pastikan rekrut 3.000 guru dan 5.000 tendik Sekolah Rkayat

Baca juga: 16 Sekolah Rakyat rintisan tidak rekrut siswa baru

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.