Koba, Babel, (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengoptimalkan upaya pengendalian penyakit tuberkulosis (TB) dan HIV melalui penguatan deteksi dini dan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun di Koba, Sabtu, mengatakan kedua penyakit tersebut menjadi prioritas penanganan tahun ini karena dinilai memiliki dampak besar terhadap angka kesakitan dan kematian masyarakat.
“Semua penyakit memiliki program penanganan, tetapi ada skala prioritas yang harus segera dituntaskan. Tahun ini TB dan HIV menjadi fokus utama,” kata Zaitun.
Ia menjelaskan, seluruh puskesmas dan RSUD di Bangka Tengah dilibatkan dalam program pencegahan dan pengendalian penyakit guna mempercepat penanganan kasus di lapangan.
Menurut dia, strategi yang diterapkan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga memperkuat langkah promotif dan preventif agar penyebaran penyakit dapat ditekan sejak dini.
“Penguatan deteksi dini, pengelolaan kedaruratan kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat menjadi strategi utama yang kami lakukan,” ujarnya.
Zaitun mengatakan, evaluasi terhadap capaian program di setiap fasilitas kesehatan terus dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
Puskesmas dengan capaian program yang masih rendah, kata dia, didorong untuk belajar dari fasilitas kesehatan yang dinilai berhasil menjalankan program pengendalian penyakit.
“Harapannya, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit ini benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Pewarta: Ahmadi
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.