Pancasila telah terbukti menjadi 'bintang penuntun' yang menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah berbagai tantangan global

Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Aceh menegaskan nilai-nilai Pancasila telah membuat Indonesia tetap berdiri kokoh di tengah tantangan global, maka sudah seharusnya menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Pancasila telah terbukti menjadi 'bintang penuntun' yang menjaga Indonesia tetap kokoh di tengah berbagai tantangan global," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir di Banda Aceh, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan M Nasir saat membaca amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi ketika memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Dalam amanat itu ditegaskan bahwa peringatan hari lahir Pancasila bukan sekedar seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga: Presiden: Pancasila jadi dasar pembangunan ekonomi adil dan sejahtera

Tahun ini, kata dia, peringatan hari lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Artinya, terdapat penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, melainkan juga jawaban demi terwujudnya perdamaian dunia berkelanjutan.

“Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik,” ujarnya.

Ia mengatakan Indonesia terdiri dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, tetapi mampu dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan melalui nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Selain itu, lanjutnya, Indonesia juga memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Baca juga: Trilogi peradaban untuk Pancasila

Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi bagian dari Pancasila juga menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan meredam konflik.

Maka dari itu, kata dia, diharapkan seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, benar-benar menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat dalam persatuan, dan kokoh karena nilai-nilai kemanusiaannya,” demikian amanat yang dibacakan M Nasir.

Baca juga: Wamenkomdigi tegaskan nilai Pancasila sebagai pedoman jaga persatuan

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.