Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengatakan, Indonesia dan Turkiye sepakat mengoptimalkan langkah bersama untuk mengembalikan fokus dunia terhadap perjuangan bangsa Palestina serta mempercepat tercapainya perdamaian di sana.
Ia menilai ketegangan yang semakin meningkat di Timur Tengah, usai Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada Februari lalu, menyebabkan mandeknya upaya perdamaian di Palestina, khususnya di Jalur Gaza.
“Kita harus kembali ke sana, dan untuk itu kita harus mencari cara untuk menyelesaikan konflik ini,” kata Sugiono merespons pertanyaan terkait isu yang dibahas saat Presiden RI Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan, Rabu.
Ditemui seusai pertemuan bilateral dengan Menlu Madagaskar Alice N’Diaye di kompleks Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Sugiono menjelaskan bahwa Prabowo dan Fidan membahas perkembangan situasi di Timur Tengah serta upaya resolusi konflik di sana.
Di samping membahas upaya bersama meredakan penderitaan warga Palestina, Presiden Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada Menlu Fidan atas upaya Turkiye dalam membebaskan sembilan WNI yang diculik personel Zionis Israel beberapa waktu yang lalu.
Prabowo menilai Turkiye memiliki peranan kunci dalam menolong para WNI tersebut, begitu pula dengan seluruh peserta konvoi pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang dicegat pasukan Zionis pertengahan bulan lalu, hingga berhasil keluar dari Israel dan kembali ke tanah air dengan selamat.
“Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Presiden Erdogan melalui Menlu Fidan dalam pertemuan itu,” ucap Sugiono.
Ia juga mengungkapkan bahwa kunjungan Menlu Fidan tersebut dilaksanakan untuk memenuhi undangan langsung dari Presiden Prabowo.
Menurut keterangan resmi Sekretariat Presiden, pertemuan tersebut dilakukan di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, yang mencerminkan eratnya persahabatan serta kemitraan strategis antara Indonesia dan Turkiye.
Indonesia dan Turkiye, sebagai sesama negara Selatan Global, juga memiliki pandangan yang sejalan mengenai pentingnya menjaga stabilitas kawasan melalui dialog, diplomasi, dan penyelesaian damai, demikian Sekretariat Presiden.
Baca juga: RI salurkan mayoritas daging dam jamaah haji ke rakyat Palestina
Baca juga: Indonesia kutuk rencana Zionis kuasai 70 persen wilayah Jalur Gaza
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.