Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pihaknya telah mengantongi dukungan dari Australia dalam proses aksesi ke Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), serta keanggotaan dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).
Dukungan tersebut disampaikan Menteri Perdagangan dan Pariwisata Australia Don Farrell dalam pertemuan bilateral dengan Airlangga di sela Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD 2026.
“Pertemuan ini bukan sekadar pertemuan formal di sela acara PTM OECD 2026, namun memperkuat komitmen kedua negara untuk terus berkolaborasi dalam merespons dinamika global,” kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.
Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dan kolaborasi strategis untuk menghadapi berbagai tantangan global yang berkembang.
Baca juga: Airlangga kunjungi Prancis dan Belgia guna kawal aksesi OECD
Australia menilai keanggotaan Indonesia di OECD dan CPTPP akan memperkuat posisi ekonomi Indonesia di tingkat global sekaligus mendukung integrasi ekonomi kawasan.
Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak juga menyinggung isu yang sempat muncul terkait posisi Meksiko dalam proses aksesi Indonesia. Namun, persoalan itu disebut sudah diselesaikan melalui jalur diplomasi sehingga tidak lagi menjadi hambatan.
Selain dukungan terhadap aksesi OECD, Indonesia dan Australia juga membahas sejumlah agenda kerja sama ekonomi strategis.
Di sektor mineral kritis, kedua negara sepakat menyinergikan keunggulan masing-masing, yakni cadangan nikel Indonesia dan pasokan serta keahlian Australia di bidang lithium.
“Sebagai langkah konkret, Australia akan segera memberikan prospektus proyek-proyek lithium siap garap (shovel-ready) agar dapat diakses oleh investor,” ujarnya.
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.