Semarang (ANTARA) - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan koreksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) Perubahan 2026 untuk prioritas menggenjot perbaikan dan pembangunan jalan.
"Prioritas infrastruktur jalan. Di anggaran perubahan nanti kita ubah. Pokir (Pokok-pokok pikiran) akan direvitalisasi untuk infrastruktur jalan," katanya, usai menghadiri acara Rakor Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, di Semarang, Kamis.
Bahkan, ia menekankan bahwa pokok-pokok pikiran (Pokir) usulan anggaran di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng wajib untuk infrastruktur jalan.
Menurut dia, jalan rusak menjadi persoalan prioritas yang mesti segera diselesaikan, dan tak ingin masyarakat sebagai pengguna jalan terus-terusan mengeluh soal jalan berlubang, apalagi sampai membahayakan nyawa.
Baca juga: Investasi padat karya dongkrak pertumbuhan ekonomi di Jateng
Karena itu, ia menekankan bahwa akhir tahun 2026 harus sudah bisa mengurangi jalan rusak dalam persentase signifikan.
Ia mengatakan bahwa revitaslisasi pokir itu penting karena banyak usulan warga yang menyampaikan permintaan pembangunan jalan di wilayah.
Tak hanya di Kabupaten Blora, namun kabupaten dan kota lainnya di Jateng juga meminta hal yang sama.
Apalagi, kata dia, di tahun lalu hingga awal tahun 2026, Jateng mengalami musim hujan yang cukup panjang sehingga mempengaruhi penurunan kualitas jalan.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.