Jakarta (ANTARA) - Sebanyak tujuh atlet renang andalan Indonesia dipastikan mengikuti 12th Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026, yang diselenggarakan di Jimbaran, Bali, pada 13-15 Juni.
Ketua Panitia 12th Asian OWS Championship 2026 dan A.Stream OWS Series Bali 2026, Kiki Taher, mengatakan ketujuh atlet itu terbagi atas lima putra dan dua putri binaan PB Akuatik Indonesia.
"Salah satunya ada Izzy Dwifaiva Hefrisyanthi yang baru selesai pemusatan latihan di Prancis selama setahun dan baru kembali ke Indonesia. Jadi mudah-mudahan bisa menghasilkan prestasi yang baik di kejuaraan Asia nanti," kata Kiki seusai kegiatan konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Renang masters jadi ruang kompetisi lintas usia menuju ajang ASEAN
Baca juga: Akuatik Indonesia pastikan efisiensi anggaran tak ganggu pelatnas
Kiki memaparkan, ketujuh atlet tersebut yakni Sang Arka Jaladri, Andi Fauzan Permatani, Satria Dwi Candra, Alexander Adrian, dan Mochamad Akbar Putra. Sedangkan untuk sektor putri diperkuat Izzy Dwifaiva Hefrisyanthi dan Gusti Ayu Made Nadya Saraswati.
Dia menambahkan, Indonesia akan memanfaatkan status sebagai tuan rumah untuk meraih hasil terbaik, sekaligus mengukur kemampuan atlet nasional menghadapi persaingan tingkat Asia.
Dia menyatakan, ketujuh atlet tanah air itu akan berlaga pada tiga nomor yang dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut, yaitu nomor 5.000 meter (5K), 10.000 meter (10K), dan relay (estafet).
Ajang tersebut, Kiki menambahkan, akan diikuti 17 negara dari Asia, termasuk sejumlah kekuatan utama olahraga akuatik dunia seperti China dan Korea Selatan.
Selain itu, negara-negara Asia Tenggara yang menjadi rival Indonesia di berbagai ajang internasional seperti SEA Games juga dipastikan hadir, di antaranya Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Kejuaraan tingkat Asia tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kemampuan atlet nasional, sekaligus memperkuat posisi sebagai tuan rumah penyelenggara ajang olahraga akuatik internasional.
"Jumlah peserta atlet elite sebanyak total 76 orang dari 17 negara dan mereka dikirim oleh federasi akuatik nasional masing-masing," ujar dia.
Kiki menyebut pula, pada waktu dan lokasi yang sama, berlangsung kejuaraan tingkat Asia A.Stream OWS Series Bali 2026.
A.Stream merupakan ajang yang dikembangkan PB Akuatik Indonesia untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga renang di perairan terbuka.
Selain itu, ajang tersebut juga untuk memperkenalkan potensi destinasi wisata bahari di banyak wilayah Indonesia, melalui pengalaman berkompetisi di perairan terbuka.
Dalam A.Stream OWS Series Bali 2026, peserta dapat mengikuti nomor 500 meter, 1.500 meter, dan 3.000 meter.
Panitia juga membuka kategori anak-anak usia 10 hingga 14 tahun, serta nomor relay dengan jarak 1.000 meter yang ditempuh oleh tiga perenang.
12th Asian Open Water Swimming (OWS) Championships 2026 atau Kejuaraan Renang Perairan Terbuka Asia ke-12, adalah ajang resmi tingkat Asia yang mempertemukan perenang terbaik dari negara-negara anggota Asia Aquatics.
Kegiatan itu sudah diselenggarakan di sejumlah negara Asia lainnya dan edisi kali ini, Indonesia ditunjuk untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan.
Baca juga: Akuatik Indonesia sebut ISCES dukung peta jalan menuju Olimpiade 2032
Baca juga: PB AI sebut tim renang indah raih hasil membanggakan di China
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.