Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Indonesia Janice Tjen kandas di babak 16 besar sektor tunggal Birmingham Classic 2026 setelah kalah dari petenis Amerika Ashlyn Krueger, Kamis.

Dikutip dari laman WTA, Janice yang merupakan unggulan kedua ajang WTA 125 tersebut tidak mampu mengatasi tekanan Krueger pada set pertama hingga terpaksa menyerah dengan 1-6, 3-6.

Krueger, yang melaju dari babak kualifikasi, bermain dominan dengan memenangi lima gim beruntun pada set pertama. Namun, Janice mencoba bangkit pada gim keenam untuk mengganggu ritme petenis berusia 22 tahun itu.

Baca juga: Janice Tjen mulus ke perempat final sektor ganda Birmingham Classic

Baca juga: Janice Tjen awali WTA 125 Birmingham Open dengan kemenangan

Sayangnya hal itu tidak berlangsung lama, ketika Krueger yang memenangi 75 persen poin servis pertama menyudahi perlawanan singkat Janice untuk merebut set pertama.

Janice memberikan perlawanan pada set kedua namun Krueger, yang tahun lalu berada di peringkat 33 dunia, berhasil mengimbangi permainan petenis kelahiran Jakarta itu.

Krueger kemudian meredam kebangkitan Janice untuk memenangi pertandingan dengan straight set untuk mencapai perempat final.

Sementara kandas di sektor tunggal, Janice masih memiliki harapan di sektor ganda dengan menggandeng petenis Australia Talia Gibson.

Janice/Gibson yang menempati unggulan kedua turnamen tersebut berhasil lolos ke perempat final setelah mengalahkan pasangan China-Thailand Tang Qianhui/Manachaya Sawangkaew 6-3, 6-0 hanya dalam 47 menit.

Pada babak perempat final, Janice/Gibson akan bertemu pasangan Australia-Inggris Taylah Preston/Katie Swan dalam pertandingan yang dijadwalkan malam ini atau Jumat (5/6) dini hari WIB.

Baca juga: Aldila/Janice tumbang setelah berjuang di babak pertama Roland Garros

Baca juga: Janice Tjen terhenti pada babak pertama French Open 2026

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.