Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat bersama Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menggodok capaian "Universal Coverage Jamsostek" (UCJ) dengan pembentukan Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) di tingkat RW.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Setko Jakbar, Imron Sjahrin menuturkan, target capaian UCJ di wilayah DKI Jakarta sekitar 66,72 persen.

"Agen Perisai yang dibentuk ini harus dibekali informasi yang jelas, sehingga menyosialisasikan manfaat masyarakat ikut dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," kata Imron saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, capaian UCJ di Jakarta Barat hingga kini masih 43,62 persen. "Berarti tinggal 23 persen lebih lagi (Jakarta Barat) untuk mencapai target," tuturnya.

Oleh karena itu, dia meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan insentif kepada Agen Perisai dalam menjalani tugasnya.

"Kita memiliki 578 RW di Jakarta Barat, namun baru sekitar 216 RW yang memiliki Agen Perisai. Saya minta pak lurah mana saja wilayah RW yang belum terbentuk Agen Perisai. Nanti data dari kelurahan, akan dilaporkan kepada wali kota," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Grha, Andry Rubiantara mengatakan bahwa Jakarta Barat berada di urutan kelima dari enam wilayah di DKI Jakarta, dengan capaian UCJ sebesar 43,62 persen dari target yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta sebesar 66,72 persen.

"Berarti masih ada gap sekitar 23,10 persen. Inilah tugas kita bersama, bagaimana kita meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pekerja di Jakarta Barat," ujarnya.

Untuk tingkat kecamatan, lanjut Andry, wilayah Kecamatan Grogol Petamburan, masih tertinggi capaian UCJ, sedangkan wilayah Kecamatan Tambora, terendah capaian UCJ.

"Padahal, wilayah Tambora menjadi pilot project program Wali Kota Jakarta Barat dalam peningkatan kesejahteraan rakyat. Wilayah itu memiliki banyak usaha konveksi, sehingga bisa menjadi potensi untuk mengajak para pekerjanya untuk ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.

Baca juga: Pemkot Jakbar komitmen tingkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Baca juga: Pelaksana proyek di Jakbar diminta daftarkan pekerja jadi peserta BPJS

Baca juga: Pemkot Jakbar minta pelaku UMKM jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.