Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (4/6) mengatakan bahwa Washington menyambut baik prospek perundingan langsung antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Ia juga mendesak kedua pemimpin tersebut untuk bersedia berkompromi guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

"Saya senang bahwa mereka mungkin sedang membicarakan tentang pertemuan," kata Trump kepada para reporter di Gedung Putih, menanggapi surat terbuka yang berisi usulan Zelensky untuk mengadakan perundingan langsung dengan Putin.

"Saya pikir akan sangat baik jika mereka bertemu. Mereka memang seharusnya bertemu. Selesaikan saja," lanjutnya.

"Mereka berdua akan membuat kompromi. Saya telah menyarankan kompromi-kompromi tersebut, dan ... kami punya banyak andil di dalamnya," ujar Trump.

Namun, Trump menolak mengungkapkan konsesi apa saja yang telah disepakati kedua pemimpin untuk mengakhiri konflik tersebut.

Sebelumnya pada hari yang sama, Zelensky menyerukan kepada Putin agar terlibat dalam perundingan langsung untuk mengakhiri perang. Ia berpendapat bahwa pertempuran yang terus berlanjut berdampak pada sumber daya Rusia serta posisi negara itu di kancah internasional.

"Ukraina mengusulkan untuk mengakhiri perang ini melalui dialog langsung antara kita... dan Anda. Saya mengusulkan sebuah pertemuan," tulisnya dalam surat terbuka yang dipublikasikan di situs web kepresidenan Ukraina.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Kamis mengatakan Zelensky dapat datang ke Moskow kapan saja apabila dia ingin mengadakan pembicaraan.

"Presiden Putin mengatakan bahwa jika Zelensky ingin berbicara, dia bisa datang ke Moskow dan melakukannya," kata Peskov.


Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.