Mataram (ANTARA) - Sebanyak 393 haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 asal Kabupaten Lombok Barat, Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat, tiba dengan selamat di tanah air setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) NTB Lalu Muhamad Amin menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan sehat dan selamat.

"Seluruh jamaah kembali dengan sehat, selamat, dan semoga menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh. Kepulangan ini menjadi titik tolak untuk terus berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya saat menerima kedatangan jamaah melalui keterangan di Mataram, Jumat.

Amin juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Lombok Barat atas dukungan terhadap penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari persiapan, pemberangkatan hingga penyambutan jamaah.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada petugas kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, KBHU, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jamaah.

"Atas nama PPIH Embarkasi dan Debarkasi Lombok, kami memohon maaf atas segala kekurangan dalam pelayanan. Insya Allah akan menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan mutu penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang," katanya.

Baca juga: Jamaah haji Kloter 1 asal Lombok Timur tiba di Bandara ZAM

Sementara itu, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah kembali dalam jumlah yang sama seperti saat keberangkatan.

"Kloter 3 ini berangkat dan pulang dalam jumlah yang sama. Ini adalah kebahagiaan kita bersama dan menunjukkan bahwa proses penyelenggaraan haji, pelayanan kesehatan, serta seluruh SOP berjalan dengan baik," ujarnya.

Ia mengatakan sejak awal telah berpesan agar seluruh proses berjalan lancar sehingga seluruh jamaah dapat kembali ke daerah dalam keadaan selamat.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, kami mengucapkan selamat datang kembali. Semoga menjadi haji yang mabrur dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga tercinta," ucapnya.

Bupati juga mengungkapkan bahwa setelah 42 hari berada di Tanah Suci, jamaah tentu merindukan keluarga dan suasana kampung halaman.

Baca juga: Angkasa Pura: Fasilitas-personel pastikan kedatangan jamaah lancar

"Kami memahami rasa rindu kepada keluarga yang telah menanti kepulangan bapak dan ibu sekalian. Tentu berbeda antara masakan Arab dan masakan Lombok, meskipun di Arab Saudi juga banyak tersedia masakan Lombok," katanya.

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.