Ini (Latsarmil) tentunya akan dicatat sebagai salah satu bagian dari kompetensi yang bersangkutan dan tentu akan berbanding lurus dengan sistem karier yang bersangkutan
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memastikan program latihan dasar militer (Latsarmil) komponen cadangan (Komcad) akan mempengaruhi jenjang karir para aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi peserta latihan.
"Ini (Latsarmil) tentunya akan dicatat sebagai salah satu bagian dari kompetensi yang bersangkutan dan tentu akan berbanding lurus dengan sistem karier yang bersangkutan," kata MenPAN-RB Rini Widyantini saat jumpa pers usai mengikuti upacara penutupan Latsarmil Komcad ASN Gelombang I di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat.
Menurut Rini, setiap ASN mempunyai kewajiban mengikuti program pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran (JP) per tahun.
Baca juga: ASN Komcad diminta tidak lupakan jati dirinya sebagai pelayan publik
Sedangkan untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) memiliki kewajiban 24 JP per tahun.
Dengan mengikuti Latsarmil yang berlangsung selama 1,5 bulan, Rini memastikan para ASN Komcad telah memenuhi jam pelajaran minimal yang telah ditentukan.
Capaian tersebut, lanjut dia, juga akan menjadi salah satu faktor untuk para pegawai mendapatkan kemajuan karir di instansi masing-masing.
Namun demikian, Rini berharap para ASN tidak hanya mengharapkan peningkatan karir setelah menjadi Komcad. Dia berharap para ASN semakin memiliki jiwa nasionalisme tinggi, disiplin dan dapat diandalkan di instansi masing-masing.
Dengan demikian, para Komcad ASN semakin semangat bekerja untuk rakyat dan negara serta menjadi teladan bagi para ASN lain di instansi masing-masing.
Baca juga: Kemhan berencana bangun dua batalyon Komcad di setiap kabupaten
Sebelumnya, sebanyak 1.758 ASN telah selesai menjalankan pelatihan Latsarmil Komcad gelombang I.
Mereka mengikuti pendidikan militer di beberapa satuan TNI di antaranya Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes), Skadron Pendidikan (Skadik) 301, Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa TNI AU), Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya, dan Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Cilandak.
Selama satu setengah bulan, mereka mendapatkan banyak ilmu mulai dari pelatihan dasar militer seperti praktik menembak, simulasi operasi militer hingga materi secara teori di bidang nasionalisme dan kedisiplinan.
Setelah menyelesaikan pendidikan militer, para ASN Komcad akan dikembalikan ke instansi masing-masing untuk kembali bertugas.
Baca juga: Kemhan siap latih 2.300 ASN jadi Komcad pada Latsarmil gelombang II
Pewarta: Walda Marison
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.