Kota Jambi (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf meninjau perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen di Kota Jambi.

Dalam tinjauan itu, Mensos memastikan bahwa sarana dan prasarana yang dibangun telah dirancang sedemikian rupa untuk mendukung proses pembelajaran secara optimal dan berkualitas.

"Gedung ini difasilitasi dengan berbagai komponen yang mendukung proses pembelajaran, mulai dari laboratorium, perpustakaan, asrama untuk siswa dan guru, fasilitas olahraga, hingga program pembelajaran ekstrakurikuler," ungkap dia di lokasi, Jumat.

Saifullah mengungkapkan proses pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi ini telah mencapai 70 persen. Diyakini pembangunan tuntas sesuai target pada Juli bulan depan.

Sehingga, ketika tahun ajaran baru berlangsung, anak-anak yang masih menggunakan fasilitas di Central Alyatama sudah bisa menikmati fasilitas di sini.

Lebih lanjut, untuk mendukung kegiatan Sekolah Rakyat, pemerintah telah membuka rekrutmen lebih dari 5.000 guru, serta ribuan formasi untuk wali asrama, wali asuh, petugas keamanan, hingga juru masak.

Menurut Gus Ipul, kehadiran SR ini merupakan persembahan Presiden Prabowo Subianto bagi orang-orang yang penderitaannya tidak terlihat (The invisible people), atau anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Untuk menjangkau kelompok tersebut, Kementerian Sosial akan menggunakan pendekatan berbasis data yang ditetapkan oleh kepala daerah.

Baca juga: Mensos nilai Sekolah Rakyat mampu menumbuhkan rasa percaya diri

Melalui langkah itu, anak-anak dari keluarga prasejahtera diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran di lingkungan yang berkualitas.

"Tahun ini ada 300 yang diterima atau dijangkau menjadi siswa Sekolah Rakyat, untuk rekrutmen tenaga guru, wali asuh semuanya dalam proses," jelas dia.

Wali Kota Jambi Maulana menambahkan proses pembelajaran sudah berjalan di Sekolah Rakyat sementara Alyatama. Setelah tahun ajaran baru, ditargetkan gedung baru ini sudah bisa dimanfaatkan untuk peserta didik tingkat SD, SMP dan SMA.

Maulana berharap proses pembangunan gedung baru SR berkapasitas 1.080 ini selesai tepat waktu sehingga dapat difungsikan secara penuh.

"Data dari satuan kerja progres pembangunan sudah 70 persen, kita berdoa mudah-mudahan lancar," harap wali kota.

Baca juga: Mensos sebut pembangunan gedung SR di Kupang sudah 75 persen

Baca juga: Mensos harapkan kepala daerah siapkan lahan untuk SRMP

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.