Jakarta (ANTARA) - Telkomsel menegaskan komitmennya untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memberikan dampak kepada masyarakat, perlindungan data, dan pelestarian lingkungan melalui inisiatif Jaga Cita, Jaga Data, dan Jaga Bumi.
"Telkomsel harus terus berkontribusi kepada sekitar kita, pada lingkungan kita, pada generasi masa depan kita. Karena tidak mungkin Telkomsel ini bisa maju sendiri tanpa berusaha untuk memajukan lingkungan di sekitar Telkomsel berada," kata Direktur Utama Telkomsel Nugroho dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
Komitmen Telkomsel untuk menciptakan dampak yang luas bagi masyarakat dan lingkungan diwujudkan melalui tiga pilar keberlanjutan perusahaan yakni Jaga Cita, Jaga Data, Jaga Bumi.
Melalui fokus Jaga Cita, Telkomsel melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C, didukung lebih dari 293 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 360 desa blank spot sepanjang tahun 2025.
Telkomsel juga aktif membina sekitar 90 ribu pelajar, UMKM, komunitas, hingga talenta muda melalui berbagai program sosial berbasis digital.
Baca juga: TVRI dan Telkomsel kerja sama penayangan digital Piala Dunia 2026
Di saat yang sama, perusahaan terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitas inovasi tenaga kerja di berbagai lini operasional dengan penguatan keahlian kritikal, termasuk kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan data science.
Kemudian melalui Jaga Data, Telkomsel terus memperkuat tata kelola melalui sistem manajemen informasi berstandar ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010 untuk perlindungan data dan siber andal.
Sedangkan melalui Jaga Bumi, Telkomsel meminimalkan jejak karbon dan menjaga operasional layanan tetap hadir saat dibutuhkan.
Hingga 2025, sebanyak 361 BTS Telkomsel telah menggunakan energi terbarukan solar panel dan mikrohidro. Semua limbah elektronik telah dikelola melalui skema recycle, reuse, atau refurbish, serta seluruh kemasan kartu SIM sudah menggunakan material kertas ramah lingkungan.
Upaya carbon offsetting juga didukung aktivitas penanaman lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang 2025.
Telkomsel juga terus menjalankan beragam inisiatif untuk memperkuat ketahanan aset fisik yang berkaitan dengan kesinambungan layanan, seperti BTS, TTC, sampai dengan gedung operasional, dari ancaman perubahan iklim.
"Kita berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan agar kontribusi kita terhadap lingkungan terus berkembang, baik secara jumlah maupun kualitas," ujar Nugroho.
Baca juga: Telkom Group perkuat infrastruktur dan layanan dukung kelancaran haji
Baca juga: Telkomsel dukung pemerataan telekomunikasi Pulau Miangas
Baca juga: Telkomsel hadirkan ekosistem belajar digital di tujuh sekolah Flores
Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.