Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meminta seluruh jajaran pemerintah tidak menggunakan jabatannya untuk melakukan korupsi.

Dia memastikan pejabat di tingkat pusat atau pihak yang merasa dekat dengan Presiden Prabowo Subianto pun akan ditindak tegas jika kedapatan korupsi.

"Tidak ada istilah teman dekat Presiden atau siapa pun akan mendapat perlakuan khusus apabila terbukti melakukan korupsi. Presiden memilih untuk lebih menyayangi kepentingan rakyat Indonesia," kata Djamari saat memberikan arahan kepada Forkopimda Jawa-Bali di Yogyakarta, Kamis (4/6), seperti dikutip siaran pers Kemenko Polkam di Jakarta, Jumat.

Menurut Djamari, penegakan hukum dan pemberantasan korupsi sudah menjadi salah satu komitmen Prabowo sejak menjabat sebagai Presiden. Karenanya, dia memastikan jajaran penegak hukum akan bertindak tegas menangani kasus korupsi, sesuai dengan komitmen pemerintahan Prabowo.

Dia juga mewanti-wanti para pejabat di tingkat pusat maupun daerah untuk mengutamakan kepentingan rakyat dibandingkan kebutuhan diri sendiri.

Dengan selalu mengutamakan kepentingan rakyat, Djamari meyakini praktik korupsi bisa ditangani dan seluruh masyarakat bisa mendapatkan hak hidup yang layak berkat pemerintahan yang bersih.

"Karena itu, seluruh pejabat negara harus bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat,” ucap Djamari.

Belakangan ini, penegak hukum tengah gencar menangani kasus korupsi yang melibatkan pejabat besar Indonesia, di antaranya Kejaksaan Agung yang baru saja menahan tersangka, yakni eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana lantaran kedapatan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tidak hanya itu, di waktu yang sama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan eks Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim sebagai tersangka karena terjerat kasus korupsi pemerasan pengurusan dokumen dan gratifikasi izin tinggal warga negara asing (WNA).

Baca juga: Menko Polkam minta praja IPDN perjuangkan hak rakyat

Baca juga: Menko Polkam kecam aksi penahanan WNI yang dilakukan Israel

Baca juga: Menko Polkam apresiasi TNI AL karena gagalkan aksi penyelundupan

Pewarta: Walda Marison
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.