Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong penguatan museum tokoh bangsa sebagai ruang edukasi publik dan pelestarian sejarah saat meninjau Museum Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto di Kemusuk, Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menurut Fadli, museum yang berdiri di kawasan tempat kelahiran Presiden ke-2 RI Soeharto tersebut memiliki nilai penting karena tidak hanya merekam perjalanan hidup seorang tokoh bangsa, tetapi juga berada di lokasi yang menjadi bagian dari sejarah hidupnya.
“Museum ini penting karena berada di Kemusuk, tempat beliau dilahirkan, sehingga masyarakat dapat melihat secara langsung jejak kehidupan yang membentuk perjalanan seorang tokoh bangsa,” kata Fadli dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan keberadaan museum di tempat kelahiran Soeharto memberikan konteks historis yang kuat bagi masyarakat untuk memahami perjalanan hidup dan pengabdian tokoh tersebut kepada bangsa dan negara.
Baca juga: Menteri Kebudayaan bahas alih kepemilikan Museum Papua di Jerman
Di museum itu, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi, dokumentasi, dan diorama yang menggambarkan perjalanan hidup Soeharto sejak masa kecil, kiprahnya sebagai prajurit, hingga masa pengabdiannya sebagai Presiden Republik Indonesia.
Fadli menjelaskan museum tersebut juga menghadirkan berbagai episode penting dalam sejarah Indonesia, termasuk peran Soeharto sebagai Kepala Wehrkreise III pada masa Agresi Militer Belanda II.
Menurut dia, Serangan Umum 1 Maret 1949 menjadi salah satu momentum penting yang menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Republik Indonesia masih ada dan terus melakukan perlawanan terhadap upaya pendudukan Belanda.
Selain itu, museum turut menampilkan berbagai catatan sejarah nasional lainnya, termasuk dinamika pada masa penumpasan G30S/PKI tahun 1965 dan berbagai fase perjalanan bangsa Indonesia pada periode berikutnya.
Fadli menegaskan keberadaan Museum Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto sejalan dengan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk menghidupkan kembali museum-museum yang berkaitan dengan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Indonesia.
Baca juga: Kemenbud-Danantara kerja sama terkait revitalisasi Museum Nasional
Baca juga: Prabowo resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung
Baca juga: Fadli Zon sebut museum sebagai penopang kemajuan sektor kebudayaan
Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.