New Delhi (ANTARA) - India pada hari Jumat (5/6) meluncurkan bahan bakar E85 sebagai dorongan untuk pencampuran etanol.
Menteri Perminyakan dan Gas Alam India, Hardeep Singh Puri, meresmikan stasiun pengisian bahan bakar E85 pertama di negara itu di gerai Pusa Road milik Indian Oil di New Delhi, menandai dimulainya peluncuran komersial bahan bakar beretanol tinggi tersebut.
Tingkat pencampuran etanol dalam bahan bakar telah meningkat dari 1,53 persen pada 2014 menjadi 20 persen saat ini, dengan target itu tercapai lima tahun lebih cepat dari jadwal, ujar pejabat tersebut.
Menurut pihak kementerian, E85 merupakan bahan bakar campuran beretanol tinggi yang terdiri atas 80-85 persen etanol dan 14-19 persen bensin, yang secara khusus dirancang untuk digunakan pada kendaraan berbahan bakar fleksibel (flex-fuel vehicle/FFV).
Menurut kementerian tersebut, inisiatif itu bertujuan mendorong adopsi FFV, yang mampu beroperasi menggunakan campuran etanol mulai dari E20 hingga E100 tanpa membatasi konsumen pada satu jenis campuran bahan bakar tertentu.
Pewarta: Xinhua
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.