Otorita IKN terus mendukung program pemerintah Gerakan Indonesia ASRI, kita melalui penanaman pohon dan menjaga kebersihan
Penajam Paser Utara (ANTARA) - Sedikitnya 300 pejuang lingkungan (green warrior) mengumpulkan kisaran 330 kilogram sampah di kawasan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.dalam kerja bakti lingkungan (korve) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia
"Korve dilaksanakan di kawasan Masjid Negara IKN dan berhasil mengumpulkan sampah 330 kilogram," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Minggu, ketika ditanya menyangkut kegiatan itu di Sepaku, Penajam Paser Utara.
"Sampah yang terkumpul itu gambaran selalu menjaga lingkungan dan kawasan IKN," tambahnya.
Aksi tersebut juga sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong Gerakan Indonesia ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah, di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga: DKI kemarin, olah sampah organik lalu Transjakarta Koridor 1 dialihkan
Otorita IKN terus mendukung program pemerintah Gerakan Indonesia ASRI, kita melalui penanaman pohon dan menjaga kebersihan.
Kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi gaya hidup baru yang terus dibangun di IKN, jelas dia, sampah yang terkumpul dipilah berdasarkan jenisnya, mulai dari organik, anorganik, hingga bahan berbahaya dan beracun (B3).
Pejuang lingkungan yang melakukan Korve saatnya bekerja untuk iklim tersebut, dari unsur pemerintah desa dan daerah setempat, perbankan, rumah sakit, perhotelan, sejumlah perusahaan hingga aparat keamanan di kawasan IKN.
Aksi membersihkan area sekitar Masjid Negara IKN, kata Ratna Juwita salah satu pejuang lingkungan dari Desa Pemaluan, Kecamatan Sepaku, menjadi ruang aksi bersama dalam menumbuhkan kembali kesadaran bahwa lingkungan yang bersih dimulai dari kebiasaan sederhana.
Pejuang lingkungan lainnya, Raehan Amsyah dari RS Hermina Nusantara menilai Korve salah satu bukti untuk melihat kepedulian terhadap lingkungan di kawasan IKN tidak bisa berjalan sendirian, artinya membutuhkan keterlibatan dari banyak pihak.
Baca juga: Pengelolaan sampah di Indonesia capai kemajuan
Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.