Tokyo (ANTARA) - Sedikitnya tiga orang dilaporkan tewas akibat gempa bumi kuat yang mengguncang Filipina, demikian menurut Kantor Berita Jepang, Kyodo, mengutip kepolisian setempat.
Kyodo juga melaporkan bahwa gelombang tsunami setinggi hingga 1,4 meter tercatat di wilayah pesisir Filipina. Namun, laporan tersebut tidak menyebutkan lokasi pasti terjadinya tsunami tersebut.
Gempa bumi besar berkekuatan magnitudo 7,9 yang terdeteksi dengan kedalaman 50 km terjadi di Mindanao, Filipina, pada Senin pagi sekitar pukul 07:37 waktu setempat. Gempa tersebut berpusat pada koordinat 5,7 derajat Lintang Utara dan 125,1 derajat Bujur Timur.
Menurut Lembaga Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC), gempa tersebut berkekuatan magnitudo 8,1. Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) mencatat kekuatan gempa mencapai magnitudo 8,2.
Hingga saat ini, otoritas setempat masih terus memantau dampak gempa serta potensi ancaman lanjutan yang ditimbulkan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: PM Anwar prihatin gempa Filipina, nyatakan Malaysia siap beri bantuan
Baca juga: BMKG: Gempa M 7,7 di Mindanao-Filipina akibat subduksi lempeng
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.