Kaku kuduk bukan sekadar pegal biasa. Jika disertai demam tinggi, sakit kepala hebat, muntah, penurunan kesadaran, atau ruam kemerahan di kulit, jamaah harus segera mendapat pertolongan medis

Makassar (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), meminta kepada jamaah agar memperhatikan dan mewaspadai tujuh gejala penyakit setelah tiba di Tanah Air.

Petugas Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Makassar Muhammad Haskar Hasan di Makassar, Minggu, mengatakan penyuluhan singkat yang diberikan kepada para jamaah haji penting sebagai bagian dari deteksi dini penyakit menular yang berpotensi terbawa dari luar negeri.

"Setiap jamaah haji wajib memantau kondisi kesehatannya selama 21 hari setelah tiba di Tanah Air. Masa tersebut merupakan periode inkubasi sejumlah penyakit menular yang perlu diwaspadai," ujarnya.

Dalam penyuluhan itu jamaah diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala tertentu.

Baca juga: Jamaah haji dengan penyakit jantung disarankan rutin periksakan diri

Haskar menyatakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH) harus dibawa saat berobat agar tenaga kesehatan dapat melakukan penanganan lebih cepat dan tepat.

Adapun tujuh gejala utama yang diminta untuk diwaspadai yakni demam, batuk, pilek, sesak napas, nyeri tenggorokan, mual dan muntah, serta diare.

Selain itu petugas juga mengingatkan jamaah terhadap gejala serius, seperti kaku kuduk atau leher dan munculnya lesi maupun ruam pada kulit. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda infeksi berbahaya, seperti meningitis atau penyakit menular lainnya.

“Kaku kuduk bukan sekadar pegal biasa. Jika disertai demam tinggi, sakit kepala hebat, muntah, penurunan kesadaran, atau ruam kemerahan di kulit, jamaah harus segera mendapat pertolongan medis,” kata Haskar.

Baca juga: Ini 11 penyakit yang dinyatakan tak lolos syarat kesehatan jamaah haji

BBKK Makassar menegaskan K3JH bukan sekadar kartu administrasi, melainkan alat pemantauan kesehatan yang sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit setelah kepulangan jamaah dari Arab Saudi.

Jamaah juga diimbau tetap menerapkan perilaku hidup sehat dengan menggunakan masker saat batuk, menjaga jarak aman, rajin mencuci tangan, serta segera berobat apabila mengalami keluhan kesehatan.

Penyuluhan kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian penerimaan jamaah haji Debarkasi Makassar guna memastikan kondisi kesehatan jemaah tetap terpantau setelah kembali berkumpul bersama keluarga dan masyarakat.

Baca juga: Kawal kepulangan, Kemenhaj imbau jamaah patuhi aturan penerbangan

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.