Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu telah melaksanakan vaksinasi rabies terhadap 435 ekor kucing yang tersebar di sejumlah pulau permukiman hingga akhir Mei 2026.

Kegiatan tersebut sebagai upaya mengintensifkan pengendalian populasi serta pencegahan penyakit rabies pada hewan penular rabies (HPR) melalui kegiatan vaksinasi dan sterilisasi kucing.

"Vaksinasi rabies menjadi upaya preventif untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penularan rabies. Hingga akhir Mei 2026, kami telah memvaksinasi 435 ekor kucing," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu Nurliati saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Nurliati menjelaskan pada Maret 2026, tercatat sebanyak 121 ekor kucing divaksinasi, terdiri dari 54 ekor jantan dan 67 ekor betina.

Kemudian, pada April 2026, sebanyak 188 ekor kucing divaksinasi terdiri dari 92 ekor jantan dan 96 ekor betina.

Sementara pada Mei 2026, sebanyak 126 ekor kucing divaksinasi terdiri dari 56 ekor jantan dan 70 ekor betina.

Selain vaksinasi, Sudin KPKP Kepulauan Seribu juga melaksanakan program sterilisasi guna mengendalikan populasi kucing secara humanis dan berkelanjutan.

"Program sterilisasi dilakukan untuk menekan laju pertumbuhan populasi kucing serta meningkatkan kualitas kesehatan hewan. Hingga akhir Mei, total kucing yang telah disterilisasi mencapai 217 ekor," kata Nurliati.

Ia merinci pada April 2026, terdapat 91 ekor kucing yang disterilisasi, terdiri dari 36 ekor jantan dan 55 ekor betina. Sedangkan pada Mei 2026, sebanyak 126 ekor kucing disterilisasi, terdiri dari 56 ekor jantan dan 70 ekor betina.

Menurutnya, kegiatan vaksinasi dan sterilisasi akan terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kepulauan Seribu dengan melibatkan pemilik hewan peliharaan dan masyarakat setempat.

"Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kesehatan hewan peliharaan dengan mengikuti program vaksinasi dan sterilisasi yang diselenggarakan pemerintah. Dengan demikian, kesehatan hewan dan lingkungan dapat terjaga dengan baik," pungkasnya.

Baca juga: KPKP Jaksel vaksin 1.255 HPR untuk jaga kesehatan hewan

Baca juga: Sudin KPKP Jaktim perkuat pencegahan rabies lewat vaksin 14 ribu HPR

Baca juga: Jakarta Barat vaksin ratusan hewan penular rabies

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.