“Artinya kita siap memberikan pendampingan melalui guru di sekolah, apakah bahasa Inggris, Mandarin, Arab dan bahasa lainnya

Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengagumi kemampuan bahasa asing yang dikuasai siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) I Aceh Besar, Sentra Darussa’adah Provinsi Aceh.

Anak-anak di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) I Aceh Besar, Sentra Darussa’adah Provinsi Aceh tampil dalam open house sekolah rakyat untuk orang tua dan calon siswa sekolah rakyat dengan memaparkan kegiatan dalam empat bahasa.

“Alhamdulillah, saya sangat tertegun dengan kemampuan yang dikuasai oleh siswa-siswa di SRMA I Aceh Besar. Mereka mampu menguasai empat bahasa khususnya bahasa Jerman. Baru pertama saya mendengar anak di sekolah rakyat yang fasih berbahasa Jerman,” katanya di Aceh Besar, Senin.

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela kegiatan open house sekolah rakyat untuk orang tua dan calon siswa sekolah rakyat yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Menengah Atas I Aceh Besar, Sentra Darussa’adah Provinsi Aceh.

Saifullah Yusuf mengatakan sangat terkesan dengan kemampuan yang diperlihatkan oleh seluruh siswa sekolah rakyat yang saat ini tumbuh dengan penuh percaya diri untuk menunjukkan kemampuan yang mereka miliki.

“Pada awal-awal sekolah, mereka tidak begitu percaya diri. Setelah menempuh pembelajaran hampir sebelas bulan, anak-anak di sekolah rakyat sangat percaya diri dan kemampuan mereka juga sangat bagus dalam berbagai bidang,” katanya.

Menurut Saifullah Yusuf untuk penguasaan bahasa asing, pihaknya siap memberikan pendampingan kepada siswa-siswa yang ada di sekolah rakyat, sesuai dengan keinginan dari masing-masing peserta didik.

“Artinya kita siap memberikan pendampingan melalui guru di sekolah, apakah bahasa Inggris, Mandarin, Arab dan bahasa lainnya,” katanya.

Mensos yang turut didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Bupati Aceh Besar Muharram Idris, juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendukung kehadiran sekolah rakyat.

“Kami sangat mengapresiasi terhadap dukungan dan komitmen dari Pemerintah Aceh dan kabupaten, karena sekolah rakyat tidak hanya ada di kabupaten saja tapi juga ada di tingkat provinsi. Di daerah lain kadang cuma ada di kabupaten dan tidak ada di provinsi,” katanya.

Baca juga: Siswa Sekolah Rakyat bercita-cita jadi Menteri Pendidikan

Baca juga: Pemerintah targetkan pembangunan Sekolah Rakyat rampung Juni 2026

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.