Saya berharap kepada semua pihak untuk memberikan data secara jujur dan terbuka sehingga seluruh siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan studi di sekolah yang telah disiapkan pemerintah yakni Sekolah Rakyat.

Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan seluruh siswa yang masuk dan belajar di Sekolah Rakyat (SR) di seluruh Indonesia berasal dari keluarga kurang mampu agar mereka mendapatkan akses pendidikan berkualitas.

“Sekolah Rakyat ini merupakan gagasan dan program strategis dari Presiden Prabowo Subianto yang memberikan kesempatan bagi keluarga kurang mampu atau yang belum sejahtera untuk mendapatkan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka,” kata Mensos di Aceh Besar, Senin.

Ia menjelaskan untuk rekrutmen siswa Sekolah Rakyat, datanya diambil dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang berada pada Desil 1 sampai 2. Mereka yang masuk dalam golongan tersebut akan dilakukan penjangkauan oleh petugas Kementerian sosial, Dinas Sosial dan Pendamping Keluarga Harapan (PKH).

“Sekolah Rakyat tidak membuka rekrutmen, tapi melakukan penjangkauan terhadap mereka yang masuk dalam data dalam keluarga kurang mampu. Petugas akan melakukan verifikasi langsung ke rumah-rumah guna validasi seluruh data sesuai dengan kondisi di lapangan,” kata Saifullah Yusuf.

Menurut dia, setelah dilakukan penjangkauan maka akan dilakukan persetujuan dan selanjutnya ditetapkan sebagai siswa yang akan melanjutkan studi ke Sekolah Rakyat.

“Saya berharap kepada semua pihak untuk memberikan data secara jujur dan terbuka sehingga seluruh siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan studi di sekolah yang telah disiapkan pemerintah yakni Sekolah Rakyat,” kata Saifullah Yusuf.

Ia menyebutkan pada tahun ajaran 2026-2027, Pemerintah akan menerima sebanyak 36.000 siswa baru untuk Sekolah Rakyat, atau naik dari tahun sebelumnya 15.000 siswa.

“Insya Allah tahun depan, jumlah ini tentu akan terus bertambah seiring dengan tuntasnya pembangunan fisik Sekolah Rakyat yang mampu menampung lebih banyak siswa,” kata Saifullah Yusuf.

Baca juga: Prabowo dengarkan aspirasi dan kisah siswa Sekolah Rakyat di Tabanan

Baca juga: Pemerintah targetkan pembangunan Sekolah Rakyat rampung Juni 2026

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.