Ini perlu dilakukan karena ada Asta Cita keenam yaitu Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menggandeng Kantor Staf Kepresidenan untuk melakukan langkah-langkah strategis guna memajukan sekitar lima ribu desa tertinggal yang tersebar di 30 kabupaten.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan di Jakarta, Senin, langkah ini perlu dilakukan mengingat 30 kabupaten ini penyumbang terbesar Desa Tertinggal dan Sangat Tertinggal yang totalnya mencapai 9.300.

"Ini perlu dilakukan karena ada Asta Cita keenam yaitu Membangun dari Desa dan dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan," kata Yandri.

Dia menjelaskan sekitar lima ribu desa di kabupaten tersebut belum dialiri listrik, tidak miliki sinyal, sarana kesehatan dan pendidikan yang minim serta sarana air bersih.

"Nah 6.000 desa berada di 30 Kabupaten ini jadi totalnya hampir 75 persen. Jadi jika ini bisa diselesaikan maka Daerah Tertinggal Insya Allah bisa diselesaikan," kata Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI.

Menurutnya, langkah ini perlu kolaborasi semua pihak ternasuk negara donor, swasta dan BUMN agar dalam periode pertama Presiden Prabowo Subianto ini, masalah di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) bisa terselesaikan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengatakan, rapat koordinasi bertujuan agar pihaknya mengetahui langsung kondisi riil di 30 Kabupaten yang masuk wilayah 3T.

Dikatakan Dudung, hingga 80 tahun Indonesia Merdeka ini perlu dilakukan langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi seperti fasilitas pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur.

"Hal-hal ini yang harus kita pecahkan dan akan saya laporkan ke Presiden," katanya.

Para kepala daerah itu juga nantinya akan diberi kesempatan untuk bertemu Presiden Prabowo untuk menyampaikan laporan yang nantinya jadi masukan bagi Presiden.

Turut hadir Pejabat Tinggi di lingkungan Kantor Staf Kepresidenan, Perwakilan Bupati dari wilayah 3T.

Dalam rapat tersebut, turut hadir Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Febrian Alphyanto Ruddyar.

Baca juga: Mendes siap surati Presiden untuk audiensi terkait daerah tertinggal

Baca juga: Wamendagri tekankan sinkronisasi program bangun daerah tertinggal

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.