lokakarya tersebut merupakan bagian dari kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi dan Program INOVASI dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui penguatan kapasitas lembaga pencetak tenaga pendidik.
Ambon (ANTARA) - Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon bersama Program INOVASI Fase 3 memperkuat peran Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan daerah.
“Hal ini diimplementasikan melalui lokakarya bertema "Peran Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) bagi Pemerintah Daerah" yang digelar di Ambon,” kata Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Prof. Izaak H. Wenno di Ambon, Senin.
Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan pendidikan untuk memperkuat kontribusi LPTK dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Kami meyakini bahwa kegiatan ini bukan sekadar workshop, tetapi menjadi ruang kolaboratif untuk menggali ide, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam membangun pendidikan yang berkualitas melalui pendekatan berbasis mutu, tidak hanya untuk Maluku tetapi juga Indonesia," kata Izaak.
Ia menjelaskan lokakarya tersebut merupakan bagian dari kemitraan berkelanjutan antara perguruan tinggi dan Program INOVASI dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui penguatan kapasitas lembaga pencetak tenaga pendidik.
Menurut Izaak, kehadiran berbagai LPTK dan pemangku kepentingan pendidikan dari sejumlah daerah menjadi kesempatan penting untuk saling berbagi praktik baik dan memperluas jejaring kerja sama dalam menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
Izaak juga mengapresiasi Program INOVASI yang telah membuka ruang kolaborasi bagi Universitas Pattimura dan UIN Abdul Muthalib Sangadji Ambon dalam mengembangkan berbagai inovasi pendidikan yang berdampak pada peningkatan mutu pembelajaran di Maluku.
Dalam kesempatan itu Counsellor for Knowledge, Innovation and Humanitarian Affairs Kedutaan Besar Australia di Jakarta Hannah Derwent menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi yang terus dibangun pemerintah, perguruan tinggi, dan mitra pembangunan dalam memajukan pendidikan di Indonesia.
"Kami bangga menjadi mitra Pemerintah Indonesia selama hampir 70 tahun. Harapan kami, kerja sama yang telah terjalin, khususnya di bidang pendidikan, dapat terus berkontribusi dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Profesi Guru Kemendikdasmen Ferry Maulana Putra menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan.
"Kunci utama mewujudkan sumber daya manusia yang unggul adalah guru. Karena itu, guru harus profesional dan juga sejahtera," katanya.
Ia menambahkan penguatan pendidikan profesi guru memerlukan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan guna menyiapkan calon guru yang kompeten, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa depan.
Melalui kegiatan tersebut, Program INOVASI dan para mitra pendidikan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi serta langkah strategis untuk memperkuat kapasitas guru, meningkatkan mutu pembelajaran, dan mendukung pembangunan pendidikan berkelanjutan di Maluku maupun Indonesia.
Baca juga: Wamendiktisaintek minta LPTK perkuat inovasi untuk kembangkan talenta
Baca juga: Kemdiktisaintek danai 17 LPTK tingkatkan pendidikan profesi guru
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.