Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Selatan melakukan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) bagi lansia lewat Puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-30 tingkat kota.

"Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kita untuk menguatkan kepedulian dan peran bersama dalam mendukung kesejahteraan lansia," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murthadho dalam perayaan HLUN di Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa.

Ali mengatakan kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, serta modal setiap warga negara dan bangsa dalam mencapai tujuannya mencapai kemakmuran.

Lebih lanjut, menurut dia, penerapan paradigma sehat dilakukan dengan strategi penguatan upaya promotif, preventif serta pemberdayaan masyarakat.

Ali menuturkan para lansia juga diharapkan berperan dalam menyampaikan pesan kesehatan, kasih sayang, dukungan emosional, dan semangat, baik kepada sesama lansia maupun generasi muda.

"Kami berharap melalui kegiatan ini, akan tercipta masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan memberikan ruang bagi lansia untuk berperan aktif dalam kehidupan sosial," ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Murniasih Hutapea menjelaskan HLUN Ke-30 Tahun 2026 mengangkat tema, 'Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia Berdaya'.

Tema ini dipilih karena mendorong semua pihak, komunitas, pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesadarannya, serta terlibat langsung dalam melakukan upaya menuju lansia yang sehat, kuat dan mandiri.

HLUN Ke-30 juga diharap meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial.

"Jadi, tema itu sejalan dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), mendorong kolaborasi lintas sektor untuk masyarakat yang lebih sehat dan inklusif bagi lansia," kata dia.

Murniasih berharap kegiatan ini dapat mendorong dan memotivasi para lansia untuk menerapkan perilaku hidup sehat, serta mengoptimalkan pelayanan kesehatan melalui kegiatan promotif, preventif, dan rehabilitatif di fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat

"Semoga acara ini dapat berdampak positif dan menjadikan kesehatan lansia, khususnya di Jakarta Selatan lebih baik lagi dalam menjalankan aktivitasnya sehari-hari," ucapnya.

Acara yang melibatkan ratusan lansia dari 10 kecamatan tersebut dimeriahkan dengan pemeriksaan kesehatan, senam otot, aksi makan buah dan sumber protein bersama, diskusi, serta penampilan angklung sekolah lansia.

Pemerintah Provinsi DKI mencatat jumlah lansia di Jakarta saat ini mencapai 1,16 juta jiwa atau sekitar 10,6 persen dari total penduduk.

Baca juga: Lansia yang rutin memasak punya risiko demensia 30 persen lebih rendah

Baca juga: Pertagas dukung kualitas hidup 70 lansia lewat pemeriksaan kesehatan

Baca juga: HLUN 2026, Kemensos dorong NTT jadi provinsi ramah lansia

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.