Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jakarta Timur menambah dua layar monitor kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV) di Posko Kantor Satpol PP Jakarta Timur untuk memperkuat pengawasan wilayah.
"Kami terus memperkuat sistem pengawasan wilayah dengan menambah dua layar CCTV di Posko Kantor Satpol PP Jakarta Timur. Penambahan fasilitas tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan efektivitas pemantauan terhadap berbagai potensi gangguan ketertiban umum," kata Kepala Satpol PP Kota Jakarta Timur Muhammadong di Jakarta, Selasa.
Muhammadong menyebut sebelumnya posko pengawasan hanya dilengkapi satu layar monitor.
Dengan adanya tambahan dua monitor baru, petugas kini dapat melakukan pemantauan terhadap sekitar 100 titik CCTV yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta Timur secara lebih maksimal dan menyeluruh.
Menurutnya, peningkatan sarana pengawasan ini menjadi langkah strategis untuk mendukung petugas dalam mendeteksi dini berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Saya berharap petugas Satpol PP dapat lebih optimal dalam memantau kondisi wilayah melalui CCTV, baik untuk mengantisipasi aksi begal, tawuran, maupun gangguan ketertiban lainnya," ujar Muhammadong.
Dia menjelaskan selain pemasangan monitor tambahan di posko, pihaknya juga menempatkan layar monitor berukuran besar di ruang kerja Kepala Satpol PP Jakarta Timur.
Keberadaan monitor tersebut memungkinkan pimpinan untuk melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi wilayah secara waktu nyata (real time).
Dengan demikian, proses pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan segera.
Lebih lanjut, Muhammadong memastikan Posko Satpol PP Jakarta Timur beroperasi selama 24 jam setiap hari tanpa henti.
Untuk memastikan pengawasan berjalan optimal, setiap pergantian sif dijaga oleh dua petugas utama dan dua personel cadangan yang bertugas memantau radio komunikasi serta tayangan CCTV secara berkelanjutan.
Sistem kerja tersebut dirancang agar tidak ada informasi penting yang terlewatkan selama proses pemantauan berlangsung.
Dengan dukungan teknologi dan sumber daya manusia yang siaga sepanjang waktu, Muhammadong berharap pihaknya mampu meningkatkan respons terhadap berbagai kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Apabila petugas menemukan adanya kejadian yang membutuhkan penanganan cepat, pihak posko akan segera melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian maupun instansi terkait lainnya," ucap Muhammadong.
Baca juga: Operasi parkir liar digelar serentak, ratusan personel Satpol PP diterjunkan
Baca juga: Satpol PP Jaktim tertibkan PKL di Pasar Becek Perumnas Klender
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.